Indonesian English

33 Wisudawan Farmasi Mumahadiyah Diambil Sumpah

Kategori: 

Sebanyak 33 Mahasiwa Diploma III Akademi Farmasi Muhammadiyah Kuningan di wisuda dan melakukan pengambilan sumpah disaksikan Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH, Koordinator Kopertis Wilayah IV, Majelis Dikti Pimpinan Pusat Muhamidyah, Kepala Dinas Kesehatan, para orang tua wisudawan dan undangan lainnya. Selasa (29/8/2017) bertempat di Hotel Horison. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan rasa haru.

Direktur Akademi Farmasi Muhadiyah Kuningan, Wawang Anwarudin M.Sc Apt. Mengingatkan kepada wisudawan yang sudah melakukan pengambilan sumpah proses belajar Jangan sampai berhenti hari ini, namun yang lebih penting kita mesti memperhatikan kualitas hidup.

Sebagaimana 5 hikmah kualitas dibalik sebuah pensil, Kualitas pertama, pensil mengingatkan kita bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya.

Kualitas kedua, dalam proses menulis, kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kita, dalam hidup ini kita harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik.

Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar.

Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu.

Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda atau goresan. Seperti juga kita, harus sadar kalau apapun yang kita perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penentuan lulusan terbaik didasarkan atas nilai Indeks Prestasi Kumulatif, peringkat I Fitri Nur Ervina dengan IPK : 3,68, Peringkat II Maya Apriyani dengan IPK : 3, 64 dan Peringkat III dengan IPK : 3, 62. Atas prestasinya tersebut untuk peringkat I mendapatkan piagam dan beasiswa. Penyerahan tersebut berlangsung dengan haru karena ke 3 wisudawan kedepan dengan kedua orang tuanya, terlebih lagi diiring dengan lagu “Ibu”.

Bahkan dalam kesempatan tersebut Bupati Kuningan juga terharu beberapa kali mengusap air mata. Hal ini menggambarkan betapa bangganya menjadi orang tua dan begitu besar peranan orang tua. Bupati Kuningan mengatakan, kepada para wisudawan jangan sampai berhenti sampai disini, diharapakan dapat meneruskan kejenjang yang lebih tinggi.

Lakukan inovasi dan kreasi sebagai tenaga tehnik Farmasi. Bahwa kalian semua memiliki peranan penting di masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan. Tetaplah semangat dan terus menjadi bagian keluarga yang didambakan dengan senentiasa melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. “Saya juga memberikan apresiasi kepada orang tua yang telah turut berperan serta mencerdaskan anak-anaknya.

Begitu juga kepada pihak Akademi yang telah mendidik dengan memberikan bekal bukan hanya pengetahuan akademisi melainkan akhlaknya juga. Dengan demikian, saya yakin dampak kemajuan Kuningan akan semakin meningkat. Karena sudah mempersiapkan Sumber Daya Manusia sebelumnya,” harap Bupati Acep dengan penuh haru. (Suhendra/Pubdok-Bag.Humas Setda)