Ada 8 Pintu Pendanaan Pembangunan

Ada 8 pintu untuk membiayai pendanaan pembangunan di daerah, ke delapan pintu tersebut adalah APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota, pinjaman Bank, KPPU/PPP, Dana umat, CSR perusahaan dan obligasi daerah. Hal tersebut di sampaikan Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat dalam acara Kopdar triwulan ke III di Kabupaten Pangandaran, Kamis 25/9. 

Dalam arahannya kang Emil sapaan akrab gubernur mengungkapkan bahwa, APBD Kabupaten dan Kota hanya mampu menutupi 10% dari kebutuhan pembangunan di wilayahnya, untuk itu Emil berharap kepada para Bupati dan Walikota untuk pro aktif mencari dana dari 8 pintu tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan gedung perwakilan Provinsi Jawa Barat di Jakarta, gedung ini sebagai fasilitas semua daerah yang ingin mendekatkan atau mencari dana ke pusat. Juga telah di lengkapi dengan fasilitas kamar tidur, gedung pertemuan dan pegawai yang siap membantu memfasilitasi Kabupaten/Kota yang ingin mencari dana ke pusat.

Selain itu kang Emil juga mengatakan untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ada 3 pintu yang bisa di manfaatkan, yang pertama melalui program yang diajukan oleh Bapeda Kabupaten/ kota melalui Musrenbang tingkat Provinsi. Hal itu tentunya memerlukan keaktifan dan proaktif dari Bapeda Kabupaten/kota sehingga program tersebut bisa dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Yang kedua melalui Program Bantuan Gubernur, dan selanjutnya melalui DPRD Provinsi Jawa Barat melalui anggota DPRD sesuai dengan Dapilnya. Tentunya untuk mendapatkan bantuan melalui DPRD diperlukan koordinasi dan komunikasi dengan para anggota DPRD di dapilnya.

Emil juga mengajak kepada seluruh Bupati dan Walikota untuk memanfaatkan program pinjaman dari Bank, seperti diketahui bersama bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat mepunyai Bank BJB, pada bank BJB ini ada program BJB Indah (infrastruktur daerah). Program ini bisa di manfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten dan kota untuk membangun daerahnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kuningan H. M. Ridho Suganda yang hadir bersama Sekretaris Daerah Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M. Si dan Ketua DPRD Zulrahdi, sangat mengapresiasi program program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hal ini tentunya sejalan dengan visi Jawa Barat Juara dan Kuningan Maju.

Kedepan Kuningan akan mencoba menerapkan apa yang diharapkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kuningan akan proaktif melihat celah pembiayaan dari Pemerintah Provinsi dan APBN, karena Kabupaten Kuningan memang memerlukan bantuan baik dari Pemprov maupun dari APBN untuk membangun.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatangan kerjasama Pemerintah Provinsi dan Pemkab Kuningab untuk pembiayaan pembangunan di Kabupaten Kuningan.