Diskominfo Jabar Gelar Bimtek Pengelolaan Satistik Data Sektoral

Garut, Info Kuningan,- Guna menghindari perbedaan dan tumpang tindih data statistik, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Statistis Data Sektoral Bagi Diskominfo se-Jawa Barat, selama dua hari (5-6/11/2019) di Hotel Santika Jl.Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong, Kabupaten Garut.

Kepala Bidang Statistik, Ida Ningrum, S.Si., M.Pd, saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, pelatihan pengelolaan data statistik sektoral merupakan salah satu inisiasi dari kebijakan satu data Indonesia agar terintegrasi.

"Harapannya tidak terdapat lagi perbedaan dan tumpang tindih data statistik, hanya ada satu referensi data yang menjadi pegangan dalam pembuatan kebijakan strategis," terangnya.

Dikatakan Ida, semakin modern suatu era, artinya semakin banyak hal yang mesti diantisipasi secara cepat oleh regulasi pemerintah. Bagi pemerintah daerah, transparansi data melalui open data menjadi hal mendasar yang harus dilakukan. Harus ada aturan jelas yang bertanggung jawab terkait dengan cara pengumpulan dan penggunaan data yang ada.

“Pemerintah harus transparan pada apa yang sedang, telah, dan akan dilakukan. Pemerintah harus berani mewujudkan data sharing, melibatkan pihak-pihak terkait, serta pemanfaatan data yang tepat guna. Open data memungkinkan semua pihak untuk sama-sama mengakses dan mengawasi semua data publik yang ada melalui mekanisme yang telah diatur dalam keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Berdasarkan Perpres Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, lanjut Ida, bahwa Data harus memenuhi Standar Data, Satu Metadata dan dapat dibagipakaikan antar instansi produsen melalui interoperabilitas data akan memudahkan diakses dan pemanfaatan data oleh pengguna data, sekaligus merupakan jawaban akan pentingnya data dalam era indutri 4.0 yang saat ini menjadi tantangan.

“Melalui sistem satu data Jawa Barat dan open Jabar yang dibangun oleh Dinas Kominfo Jabar selain bertujuan untuk memudahkan pengumpulan dan penyimpanan data dari Perangkat Daerah juga untuk memperkaya database Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar mampu memenuhi kebutuhan Pemerintah Provinsi dan Masyarakat termasuk akan menyajikan data dari Kementerian/Lembaga yang ada di Jawa Barat melalui sharing data atau Integrasi antar sistem data yang akan menjadi prioritas langkah kedepan dalam penguatan Satu Data Jawa Barat. Dengan demikian, setiap kebijakan dan program daerah memiliki dasar dan basis pada data yang akurat,” terangnya.

Menurut Kabid Statistik, kegiatan Bimtek Pengeloaan Data Statistik Sektoral akan sangat penting peran dan kegunaanya dalam meningkatkan pelayanan publik terbaik di Jawa Barat melalui Visi Jawa Barat Tahun 2018-2023 "Terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin Dengan Inovasi dan Kolaborasi" yang dijabarkan ke dalam lima misi pembangunan dan sembilan program unggulan. (info kuningan)