IPAL Akan Menjadi Solusi Atasi Limbah Masyarakat di Desa Padarek

Kuningan, Info Kuningan,- IPAL atau Instalasi Pengolahan Air Limbah adalah sarana untuk mengolah limbah cair dari WC, air cuci/kamar mandi dan lain-lain. Masyarakat lebih mengenal IPAL sebagai sarana untuk pembuangan limbah WC, lebih dikenal dengan sebutan septik tank.

IPAL bisa dibangun secara pribadi atau digunakan untuk satu keluarga dan dioperasikan sendiri. Bisa juga satu IPAL digunakan bersama-sama atau komunal Komponen IPAL Komunal terdiri dari unit pengolah limbah, jaringan perpipaan, bak kontrol dan lubang perawatan serta sambungan rumah tangga.

Unit pengolah limbah ada yang terletak jauh dari lokasi warga pengguna IPAL Komunal ada juga yang berlokasi di lokasi pemukiman warga. Sistem terpusat adalah sistem pengelolaan air limbah dimana air limbah dari tiap sumbernya terhubung melalui jaringan pipa pengumpul kemudian disalurkan menuju instalasi pengolahan bersama atau terpusat.

Seiring dengan hal itu, sejak beberapa waktu lalu di desa Padarek, Kecamatan Kuningan sedang dibangun 2 titik IPAL, satu diantaranya berlokasi di dusun manis tepatnya di depan kantor desa setempat. Yang satunya lagi berada di dusun Kliwon, dengan ukuran septik tank masing-masing 3 X 4 meter dengan luas keseluruhan 4 X 14 meter.

Limbah rumah tangga dari sebanyak 60 KK disekitarnya, akan dialirkan melalui pipa yang akan dipasang menuju instalasi pengolahan bersama.

Ketua KSM Lamegede Rustandi dan Ketua KSM Dewi Sri Kuning sebagai pengelola kegiatan pembangunan di tempat terpisah menjelaskan, Proses pembangunan akan berlangsung selama 90 hari kalender dengan anggaran sebesar Rp. 420 juta berasal dari bantuan pusat melalui program sanitasi IsDB. Pengerjaan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat,yang disesuaikan dengan kemampuannya masing-masing.

Dikatakan Rustandi, kedepan dari program pembangunan IPAL yang sedang dilaksanakan, masyarakat yang berada di beberapa RT dan RW akan menerima manfaatnya. Mereka akan dengan mudah membuang limbah rumah tangganya, tanpa harus membangun sarana penampungan atau septik tank. Bahkian kondisi lingkungannya akan bersih dan terbebas dari wabah penyakit yang yang ditimbulkan limbah tersebut.

“Masyarakat di desa Padarek, Kecamatan Kuningan, sangat menyambut antusias dengan program pembangunan IPAL, karena mereka jelas-jelas terbantu. Karena yang namanya limbah kalau tidak dikelola dengan baik, akan berdampak dan mengganggu masyarakat sekitar. Bukan saja bagi kesehatan tapi bisa mengganggu ketertiban, keindahan dan kenyaman,” pungkasnya. (info kuningan)