Mesjid Jami Baiturrahman Sedang Dibangun Dengan Rencana Anggaran Rp. 1,2 M

Japara,- Mesjid Jami Baiturrahman desa Garatengah, Kecamatan Japara, yang dibangun sejak tahun 1985 dengan ukuran 15x12 meter, mulai januari 2019 lalu sekitar 70 persen bangunan lamanya dipugar.

Hal itu, dilakukan agar bangunan mesjid tersebut, terutama dari segi arsitektur lebih baik lagi dan sesuai dengan perkembangan jaman dan kebutuhan jemaah, kini proses pengerjaan fisiknya baru mencapai 30 persen lebih.

Mesjid pada saat pembangunan awal sudah dirancang berlantai 2 tersebut, akan terlihat lebih indah dan kekinian. Selain akan dilengkapi fasilitas yang lebih lengkap, juga akan dipasang kubah utama yang harganay mencapai ratusan juta. Sehingga kedepan Mesjid Jami Baiturrahman desa Garatengah, akan menjadi kebanggaan masyarakatnya juga akan menhadi sarana ibadah dan kegiatan keagamaan yang aman serta nyaman.

Kepala desa Garatengah N. Ecih, SH kepada info Kuningan belum lama ini dirunag kerjanya mengatakan, rencana anggaran untuk pembangunan mesjid sebesar Rp.1,2 M. Biaya sebesar itu, tidak tertutup kemungkinan akan bertambah sesuai dengan meningkatnya harga material.

Namun pihaknya yakin sebesar apapun pada waktunya akan selesai, walaupun tidak memiliki target kapan bisa selesai.

"Sampai saat ini anggaran yang sudah dikeluarkan seluruhnya berasal dari swadaya masyarakat dan donatur, berupa uang tunai, material, tenaga dan konsumsi. Bahkan setiap harinya didapat pula dari sejumlah pengemudi kendaraan, baik roda 2 maupun 4 yang melewati desa Garatengah. Nominalnyapun tidak sedikit, apalagi saat suasana arus mudik dan balik pada Idul Fitri 1440 H," tuturnya.

Kepada para donatur dan masyarakat, pihaknya atasnama panitia dan pemdes, mengucapkan banyak terima kasih yang setinggi-tingginya atas partisifasi dan keikhlasannya dalam mendukung dan menyisihkan sebagian rizkinya untuk pembangunan mesjid jami Baiturrahman.

"Semoga diberikan rizki yang lebih banyak, dan yang telah diberikan menjadi amal ibadah yang dikemudian hari akan kembali kepada kita dengan berlipat ganda serta bisa menambah pundi-pundi amalnya," imbuhnya.

Pihaknya juga berharap, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, mesjid desa Garatengah bisa terselesaikan. Karena untuk kegiatan ibadah berjamaah masyarakat sekitar saat ini dilaksanakan di aula desa. Sedangkan untuk sholat jumat masyarakat melaksanakannya di mesjid pontren bahkan ada yang ke desa tetangga.

"Untuk itu, kepada masyarakat dan para donatur dimanapun, panitia masih mengharapkan uluran tangan dan bantuan untuk kelancaran pembangunan," harapnya. (Info Kuningan)