Indonesian English

Pelatihan Dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemeritah Kabupaten Kuningan Tahun 2018

Kuningan, - Pengadaan barang/jasa pemerintah mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pembangunan untuk meningkatkan pelayanan publik dan perekokomian daerah, maka pengadaan barang/jasa harus memiliki kompetensi yang dibutikan dangan kepemilikan sertifikat keahlian pengadaan barang/jasa.

Demikian hal itu dikatakan Kepala Bagian Pengadaan Barang/jasa Pemkab Kuningan, U Kusmana, S.Sos, M.Si dalam kegiatan Pelatihan Dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa di Pemeritah Kabupaten Kuningan yang dilasanakan sejak tanggal 29 Oktobar hingga 2 November 2018 di Aula Wisma Permata Kuningan.

Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang dibagi menjadi 2 kelas dan Ujian Sertifikasi sebanyak 70 orang pada tanggal 3 November 2918.. 

U Kusmana mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memastikan SDM yang melaksakan pengadaan barang/jasa telah mengetahui dan memahami perundang-undangan tetang pengadaan barang/jasa. Kemudian meningkatkan profesionalitas, intergritas dan akuntabilitas para pihak dalam pelaksanaan sertifikasi keahlian.

Selain itu menurutnya, untuk meningkatkan jumlah ASN yang memiliki sertifikat keahlian pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan PPK dan Pokja PBJ yang pada saat ini masih kekurangan.

“Dengan pelatihan ini diharapkan jumlah ASN yang memiliki sertifikat keahlian pengadaan barang dan jasa semakin bertambah,” katanya.

Hal senada disampaikan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH. M.Si, bahwa Kabupaten Kuningan saat ini sangat minim memiliki ASN yang bersertifikat keahlian pengadaan barang dan jasa karena banyak yang sudah pensiun. Oleh karenanya diadakanlah pelatihan ini yang diharapkan para pegawai yang sudah purna bhakti dapat tergantikan.

Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, Bupati berharap para peserta mampu memahami pedoman pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, sesuai Perpres No 16 tahun 2018. Selain itu memiliki kualifikasi yang cukup untuk memenuhi persyaratan sertifikasi keahlian pengadaan barang/jasa pemerintah.

“Kepada para peserta pelatihan ini semoga menjadi pelaksana pengadaan barang/jasa pemeritah yang mampu menjalankan tugas secara profesional sejalan dengan kode etik,” ujarnya. (mc kuningan)