Pembangunan Kantor dan Balai Desa untuk Meningkatkan Pelayanan.

Kuningan,- Dalam rangka melengkapi sarana dan prasarana sekaligus untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pemdes Kasturi, Kecamatan Kuningan, sejak tahun 2017 sampai saat ini sedang membangun kantor desa dan balai desa setempat. Proses pengerjaan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat. 

Gedung yang berlantai 2 tersebut, kondisi fisiknya sampai saat ini sudah mencapai 50 persen. Anggaran yang direncanakan sebesar Rp.469. 739.925 dengan rincian anggaran dari bantuan Infrastruktur Provinsi tahun 2018 dan 2019 sebesar Rp. 197.888.000 dan dari Dana Desa tahun anggaran 2018 dan 2010 sebesar Rp. 94.203.000 dan Rp. 177.648.925.

Pjs Kades Kasturi, Tono Sutono, S.Sos melalui Sekretaris Desa. Neneng Ratnayu diruang kerjanya, kamis (4/7/2019) kepada Info Kuningan mengatakan, pembangunan kantor dan balai desa merupakan kebutuhan yang sangat penting dan mendesak, oleh karena itu pihaknya beserta lembaga melalui musyawarah memutuskan untuk keduanya agar segera terealisasi, walaupun masih banyak infrastruktur lainnya yang masih memerlukan sentuhan.

dengan dibangunnya kantor dan Balai Desa, kedepan seluruh perangkat dan lembaga juga yang lainnya, akan memiliki ruang kerja masing-masing yang representatif. Sehingga diharapakan akan mampu untuk mendedikasikan diri lebih baik lagi, termasuk dapat pula mendongkrak semangat kerja dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

"Mudah-mudahan dengan ruang kerja yang aman dan nyaman mampu menghasilkan ide dan gagasan untuk kemajuan desa kedepan. Karena seiring dengan perkembangan jaman, seluruh perangkat desa dituntut untuk mampu bekerja profesional sesuai tupoksi dan mampu meningkatkan kompetensinya, sebagai pelayan masyarakat yang notabene harus siap selama 24 jam. Jadi sarana dan prasarananya sebagai penunjang dalam bekerja, secara bertahap juga harus dapat dipenuhi," tuturnya.

Untuk itu, pihak Pemdes Kasturi terus berupaya maksimal agar dapat mewujudkan semuanya, termasuk berbagai sektor pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi skala prioritas.

"Seluruh program akan berjalan dengan baik dibutuhkan pula kerjasama yang baik dengan seluruh pihak, lembaga elemen dan masyarakat. Alhamdulilah semuanya terjalin dengan baik, seiring dan sejalan. Itu semuanya bertujuan untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama," pungkas Neneng. (Info Kuningan)