Indonesian English

Pemdes Cengal Miliki Anjungan Pelayanan Mandiri

Japara,- Pemdes Cengal, Kecamatan Japara, sejak tahun 2017 lalu sudah memiliki alat dengan multi fungsi yang diberi nama Anjungan Pelayanan Mandiri. Alat tersebut, dapat dipergunakan untuk absensi perangkat dan pelayanan administrasi lainnya yang dibutuhkan masyarakat. Hanya dengan menggunakan sidik jari, NIK dan KTP Elektronik dalam waktu singkat berbagai jenis surat keterangan yang dibutuhkan bisa langsung keluar dan siap ditandatangani Kepala Desa.

Alat yang dilengkapi monitor, keyboard dan beberapa tombol serta sejumlah data masyarakat didalamnya, dapat dioperasikan dengan mudah oleh siapapun. Sehingga pelayanan kepada masyarakat  akan lebih cepat dan tepat dengan data akurat. Kini alat yang tersimpan di ruang pelayanan tersebut, dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang notabene ingin segala sesuatunya berjalan cepat dan tanpa hambatan.

"Keberadaan alat yang kami beri nama Anjungan Pelayanan Mandiri, sangat membantu untuk pelayanan administrasi masyarakat desa Cengal. Untuk itu, kami terus mensosialisasikannya kepada masyarakat secara bertahap dan berkesinambungan. Jadi masyarakat yang membutuhkan berbagai surat keterangan, tinggal pilih sendiri dan pijit tombolnya," ujar Kades Cengal, Dudi Rikha Wahyudi, SP melalui Sekdes Ade Somantri.

Lebih lanjut Ade menuturkan, selain sebagai penyedia layanan adminstrasi surat menyurat, kedepan pihaknya menginginkan alat tersebut dapat difungsikan sebagai ATM masyarakat. "Insya Alloh keinginan kami kan bisa terealisasi dengan baik, asalkan seluruh masyarakat sudah dapat mengetahui kegunaan dan manfaat secara jelas. Tapi itu perlu waktu, karena  tidak semua masyarakat melek teknologi. Terutama para orang tua, ya minimal satu rumah satu orang dapat megoperasionalkannya," tuturnya.

Dengan adanya alat tersebut (red_Anjungan Pelayanan Mandiri), dikatakan Ade, kini ia bersama rekan perangkat lainnya tidak perlu lagi mengetik jika ada masyarakat yang membutuhkan berbagai surat keterangan. "Tinggal pijit tombol cari sesuai apa yang dikehendaki langsung jadi. Alat ini oleh setiap desa bisa dimiliki karena harganya terjangkau, tapi yang terpenting apakah ada keinginan atau tidak. Beberapa desa sudah menghubungi, untuk memiliki alat yang sama dan kami jelaskan semuanya dari mulai cara pengunaan dan fungsinya," jelasnya.

Menurut Ade, saat ini di Kabupaten Kuningan ada sekitar 10 desa yang sudah memiliki alat serupa, dan tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah. Karena selain dapat membantu dalam mempermudah pekerjaan perangkat dalam pelayanan kepada masyarakat, juga ada banyak manfaat lainnya. "Kami berkeinginan, yang menyentuh kepentingan masyarakat dalam bentuk apapun, tetap menjadi prioritas. Masyarakatlah tujuan dari seluruh program kerja kami," pungkasnya. (MC Kuningan)