Pemdes Gunungsirah Bangun Pos Keamanan Desa

Darma,- Dalam rangka menunjang keamanan dan ketertiban masyarakat, baru-baru ini pemdes Gunungsirah, Kecamatan Darma, selesai melaksanakan pembangunan pos keamaman desa.

Kegiatan pembangunan tersebut, dibiayai dari ADD (Alokasi Dana Desa) tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 20.500.000 ditambah dari swadaya masyarakat setempat berupa matrial, tenaga dan konsumsi. P

os keamanan yang tergolong megah dan nyaman itu berukuran 4 X 3 meter, lokasinyapun sangat strategis di dusun Kliwon RT 20 RW 05 tepat berada disamping kanan gerbang masuk pemukiman masyarakat, sekitar dipertigaan jalan menuju desa dan arah menuju Cikijing, Kabupaten Majalengka. Pembangunannya pun dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat.

Kepala desa Gunungsirah Totong Atikurahman menjelaskan, pos keamanan merupakan bagian penting, sebagai sarana keamanan terutama untuk para petugas siskamling dan linmas saat istirahat dan berkumpul, baik sebelum maupun setelah keliling melaksanakan tugas dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan.

"Untuk itu, kami prioritaskan pada tahun ini agar mereka lebih memiliki semangat untuk mengabdi kepada masyarakat dengan ditunjang sarana yang memadai," katanya.

Dengan dibangunnya Pos Kemanan Desa,  Kades Gunungsirah berharap, desa nya yang aman dan nyaman bisa terjaga dengan baik, berkat adanya partisifasi masyarakat dalam melaksanakan siskamling sesuai denagn jadwal yang sudah disepakati dan ditentukan bersama. Karena menurutnya, keamanan memiliki peranan sangat penting untuk masyarakat, dalam melakukan berbagai aktifitas sehari-hari.

"Tidak ada rasa khawatir jika pergi dan datang malam hari, karena ada jaminan keamanan dari para petugas linmas dan siskamling. Kami bersama perangkat dan elemen, juga tetap melakukan kewajiban yang sama sebagai masyarakat, karena menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan tanggungjawab bersama," terangnya.

Untuk itu, Kades mengajak seluruh masyarakat untuk terus melaksanakan siskamling secara rutin dan berkelanjutan. "Jangan melakukan siskamling setelah terjadi pencurian atau apapun yang menimpa masyarakat kita. Kalau dibilang percuma tidak, namun alangkah baiknya kita tetap berjaga-jaga sebelum terjadi sesuatu yang merugikan," pungkas Totong diruang kerjanya beberapa waktu lalu. (Info Kuningan)