Pemdes Pamijahan Berupaya Tuntaskan Pembangunan Gedung Kesenian dan Olahraga

Ciawi gebang, Info Kuningan,- Sejak tahun 2016 sampai dengan sekarang pemdes Pamijahan, Kecamatan Ciawigebang, masih melaksanakan pembangunan gedung kesenian dan olahraga (balai kemasyarakatan desa).

Kegiatan pelaksanaan pengerjaan sempat berhenti pada tahun 2017, karena tidak adanya alokasi anggaran, namun tahun 2018 dan 2019 kembali dilanjutkan.

Selama kurun waktu 3 tahun berjalan, fisik bangunan sampai saat ini sudah mencapai 70 persen. Bangunan yang memiliki ukuran 20,50 X 14,50 dan berlantai 2 tersebut, selain akan dijadikan sebagai sarana untuk olahraga dan kesenian, juga dibagian depannya akan dijadikan ruang BPD, LPM, PKK dan Karang Taruna.

Karena selama ini, lembaga yang ada belum memiliki ruang khusus untuk melaksanakan aktifitas. Kedepan dengan telah tersedianya ruangan, akan mampu meningkatkan kinerjanya sebagai mitra pemdes.

Kepala Desa Pamijahan, Dalim melalui Sekdes, Amin diruang kerjanya, kamis (31/10/2019) menuturkan, pembangunan gedung kesenian dan olahraga (balai kemasyarakatan desa) diprediksi akan selesai pada tahun 2020 mendatang. Sedangkan sampai saat ini anggaran yang sudah dikeluarkan sebesar Rp. 750 juta, berasal dari bantuan Infrstruktur Provinsi dan Dana Desa.

“Mudahan-mudahan kami segera bisa memiliki sarana gedung kesenian dan olahraga yang representatif. Kedepan jika sudah selesai nanti , akan menjadi gedung yang multi fungsi. Selain untuk olahraga, pertunjukan kesenian dan rapat, juga bisa dipergunakan oleh masyarakat untuk resepsi pernikahan maupun khitanan,” ungkapnya.

Hal tersebut diungkapkan Amin, mengingat semakin berkurangnya lahan dan pekarangan luas di desanya. Sehingga menjadi kendala saat masyarakat ada keperluan hajatan. Maka menurutnya, dengan dibangunnya gedung tersebut bisa menjadi solusi yang tepat, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terbantu secara langsung, satu gedung yang dibangun bisa menampung beberapa aktifitas.

“Tinggal bagaimana nanti untuk memelihara dan memanfaatkannya sebaik mungkin agar berdayaguna dan berhasil guna secara maksimal. Karena anggaran yang dikeluarkan itu sangat besar dan proses pembangunannya juga memakan waktu cukup lama. Itu semua merupakan tugas dan tanggungjawab kita bersama,” pungkasnya. (info kuningan)