Indonesian English

Perangkat Desa Semakin Diminati Generasi Muda

Nusaherang, Info Kuningan

Sejak digelontorkannya anggaran untuk desa, dan perangkat mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya, kini menjadi perangkat desa merupakan profesi yang semakin banyak diminati, termasuk oleh kalangan generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan. Bahkan banyak yang berpendididkan S1 sudah menduduki posisi sebagai perangkat desa, yang notabene bekerjanya selama 24 jam.

Dengan banyaknya minat dari masyarakat, proses pengangkatan perangkat baru dilakukan secara ketat. Dari mulai pendaftaran, seleksi administrasi yang meliputi berbagai persyaratan yang harus dilengkapi serta berbagai ketentuan-ketentuan lainnya, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Setelah memenuhi persyaratan, pengangkatan ada yang melalui seleksi, penunjukan langsung bahkan ada yang dipilh masyarakat, terutama bagi yang akan menduduki jabatan sebagai Kepala Dusun (Kadus).

Seperti di desa Ciasih, Kecamatan Nusaherang, 4 orang kandidat, Didin Nasrudin (38), Ria Heryani (25), Yeni Suryeni (37), dan Nurdianto (32), berebut simpati masyarakat untuk menduduki jabatan Kadus Cimanggu. Mereka dipilih langsung melalui pemungutan suara yang bertempat di ruang kelas SDN setempat belum lama ini.

Setelah proses pemungutan selesai dengan jumlah suara yang masuk sebanyak 197 suara, Didin Nasrudin, berhasil mengungguli para rivalnya dan berhasil meraih 69 suara, disusul Yeni Suryeni 61 suara, Nurdianto 45 suara dan Ria Heryani 18 suara, sementara tidak sah sebanyak 4 suara. Berdasarkan hasil perolehan suara, maka Didin Nasrudin dipastikan dan berhak menduduki jabatan Kadus Cimanggu.

Ketua Panitia Pilkadus Cimanggu, Asep Nugraha, S.Pd.I menjelaskan, Pilkadus secara langsung adalah kehendak dan kesepakatan masyarakat, setelah melalui musyawarah. Dengan adanya 4 calon yang berkompetisi dengan usia dibawah 40 tahun, membuktikan bahwa profesi perangkat desa sangat menjanjikan dengan jaminan kehidupan dan penghasilan yang layak.

“Maka pilihan langsung merupakan cara yang tepat, untuk menentukan siapa yang diinginkan masyarakat. Hasilnya sudah jelas, siapapun yang mendapat kepercayaan dari masyarakat supaya bisa menjaga amanah, dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mengabdi dengan setulus hati. Bagi masyarakat, siapapun yang terpilh mari kita dukung demi kemajuan bersama,” tutur Asep.

Sementara itu, Kades Ciiasih, Suherman, mengapresiasi atas kinerja panitia yang telah memberikan pendidikan demokrasi kepada masyarakat melalui Pilkadus. Menurutnya, aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui pilkadus merupakan bagian dari proses demokrasi untuk mencari pemimpin di dusun. Dengan dilaksanakannya Pilkadus, Suherman berharap, akan menambah kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi. (MC Kuningan)