Program Keserasian Sosial Atasi Masalah Air Bersih di Desa Tinggar

Kadugede, Info Kuningan- Dalam rangka menciptakan suatu tatanan kehidupan sosial yang serasi dan harmonis, yang dilandasi kebersamaan, gotong-royong, toleransi, saling menghargai satu sama lain, sehingga dapat membangun secara bersama-sama untuk mengembangkan desa yang lebih baik, dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan antara anggota masyarakat. 

Kementerian Sosial (Kemensos) meluncurkan Program keserasian sosial berupa kegiatan fisik maupun non fisik dengan melibatkan unsur masyarakat. Dalam pelaksanaannya Forum Keserasian Sosial, sebagai penanggungjawab kegiatan, sebelumnya melakukan pembahasan dan kajian terlebih dahulu, yang melibatkan berbagai unsur sampai dengan pencarian solusi terbaik, untuk mengatasi permasalahan.

Di desa Tinggar, Kecamatan Kadugede, program keserasian sosial diwujudkan dalam bentuk kegiatan fisik, yakni rehabilitasi saluran air lingkungan untuk  pengadaan air bersih rumah tangga, bagi masyarakat sekitar 344 KK. Karena air bersih yang menjadi kebutuhan utama masyarakat selama ini, sering tersendat dan menjadi kendala, karena keterbatasan fisik. Apalagi saat musin kemarau berlangsung.

Ketua Forum Keserasian Sosial Desa Tinggar, Aisah, S.Pd bersama pendamping Forum Nung Nurhaeni, menyambut baik program tersebut, dengan harapan dapat mengatasi permasalahan yang timbul di masyarakat. Selain itu, dapat mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada, untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sehingga dengan program tersebut, kedepan, sumber mata air Cai Oyong debitnya dapat dimanfaatkan secara maksimalkan.

"Kami bersama pemdes dan elemen terus berupaya untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di tengah - tengah masyarakat. Melalui program keserasian sosial dari Kementerian Sosial, yang ditambah dengan bantuan Dana Desa dan swadaya masyarakat, permasalahan air bersih akan segera teratasi dan kebutuhan akan air akan segera terpenuhi,” tuturnya.

Koordinator Forum Kabupaten, Dedi Subandi, S.Pd menjelaskan, program keserasian sosial yang digulirkan harus menyentuh kepentingan masyarakat banyak, dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang sangat mendesak dan menjadi prioritas. Sehingga desa-desa yang menerima program tersebut betul-betul merupakan desa yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, dikatakan Dedi, pihaknya juga terus melakukan  pembinaan kepada masyarakat hingga memantau dan memberikan motivasi, sehingga pelaksanaan program Kementerian Sosial dapat berjalan dengan baik, dapat menuntaskan persoalan yang sering muncul dan berdampak pada kelangsungan hidup masyarakat. (noer)