Indonesian English

TP PKK Desa Ciporang Kembangkan Tanaman Obat

Maleber,- Guna memotivasi anggota dan masyarakat agar lebih produktif dan mengurangi obat-obatan kimia, pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Ciporang, Kecamatan Maleber, tengah mengembangkan budidaya tanaman obat keluarga (Toga) dengan memanfaatkan halam kantor desa setempat.

“Penanaman tanaman obat ini, bertujuan agar masyarakat bisa memanfaatkan dan menjadikan toga sebagai obat alternatif. Selain itu juga bisa mengurangi ketergantungan dengan obat-obat kimia,” kata Ketua TP PKK Desa Ciporang, Meli, Kepada Info Kuningan belum lama ini.

Dijelaskan Meli, ia bersama anggotanya hingga saat ini terus mengembangkan budidaya tanaman obat. Tidak hanya memanfaatkan lahan di halaman kantor desa, namun juga memanfaatkan lahan pekarangan rumah masing-masing anggotanya. Selain itu, Meli juga terus mengajak masyarakat setempat untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang masih kosong untuk pembudidayaan tanaman obat.

“Kami terus menggalakan budidaya toga kepada masyarakat, dengan tidak bosan kami terus mengajak masyarakat untuk menanam toga dipekarangan rumah. Karena tanaman ini dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk pengobatan,” tuturnya.

Adapun jenis tanaman obat yang ditanam dan dikembangkan pembudidayaannya oleh PKK desa Ciporang, mulai dari jahe, kunyit, lengkuas, kencur, akarwangi, kunis kucing dan sebagainya.

dengan mengerakkan warga memanfaatkan pekarangan, kaum ibu juga bisa lebih kreatif dalam kesehariannya. Mereka bahu membahu dan bekerjasama membangun lokasi sekaligus menanam bibit tanaman obat keluarga (toga). Penanaman bibit toga dan sayuran dilakukan secara swadaya. Bibit tanaman yang dikembangkan mulai dari jahe, kunyit, lengkuas, kencur, akar wangi dan sebagainya. 

“Setelah pengembangan toga ini berhasil, Ke depan kami juga akan kembangkan tanaman holtikultura dan tanaman gizi. Tidak hanya untuk memperindah pekarangan rumah, tapi juga dapat menghasilkan nilai ekonomis tersendiri terlebih sebagai tambahan penghasilan keluarga serta sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan keluarga,” pukasnya.  (MC Kuningan)