Tuan Rumah Sindangsari Juara Liga Desa Nusantara U-19

Sindangagung,- Tim kesebelasan tuan rumah Desa Sindangsari berhasil menjadi juara Liga Desa Nusantara U-19 Tingkat Kabupaten Kuningan, usai mengalahkan Tim sepakbola Desa Rajadanu lewat adu penalti.

Partai final tersebut, dilangsungkan di lapangan Sabilulungan, Desa Sindangsari, Kecamatan Sindangagung, Senin (29/7/2019). Dalam 2 x 45 menit pertandingan, kedua tim bermain imbang, dan tetap berlangsung seri hingga 2 x 15 menit extra time.

Hingga untuk menentukan pemenang, harus dilakukan melalui titik putih atau adu penalti. Alhasil, kesebelasan tuan rumah mampu menggagalkan penalti dari penendang ketujuh kesebelasan Desa Rajadanu. Tim Sepakbola Desa Sindangsari patut berbangga, menjuarai liga dengan skor adu penalti 7-6.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI Kabupaten Kuningan, Drs. H. Enay Sunaryo, M.M, perwakilan Kemendes, Andi Saputra, S.E, Camat Sindangagung, R. Imam Reapdiantoro, S.Sos, M.Si, Kapolsek Garawangi, AKP Herbudiman, S.Sos, unsur Muspika lainnya dan unsur Pemerintah Desa, serta disaksikan ratusan penonton.

Ketua KONI Kabupaten Kuningan mengatakan, kegiatan Turnamen Liga Desa Nusantara U-19 Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2019 ini, diikuti oleh 16 Desa se-Kabupaten Kuningan dilaksanakan dari tanggal 21 Juli sampai dengan 29 Juli 2019, di mana setiap hari dilaksanakan dua kali pertandingan.

“Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Sindangsari sebagai panitianya, yang bertujuan untuk mencari bibit atlet sepak bola usia 19 dari Kabupaten Kuningan. Dan, pemenang kejuaraan ini akan mewakili Kabupaten Kuningan di Liga Desa Nusantara U-19 Tingkat Provinsi,” ungkap H. Enay Sunaryo menerangkan.

Untuk diketahui, sebelumnya kejuaraan Liga Desa Nusantara U-19 Tingkat Kabupaten Kuningan, dibuka langsung oleh Bupati Kuningan, H.Acep Purnama, Minggu (21/7/2019). Liga Desa Nusantara 2019, merupakan Kompetisi kategori sepak bola usia muda di bawah usia 19 tahun (U-19) dari desa-desa seluruh pelososk Indonesia yang diprakarsai oleh Kementrian Desa RI . Hal itu menjadi ajang pembuktian para pesepak bola muda dari desa-desa untuk masuk nantinya menjadi pemain nasional. (infokuningan)