Widara Mandiri Farm Penyedia Bibit Ikan Berkualitas

Kramatmulya, Info Kuningan

Usaha budidaya ikan air tawar semakin hari semakin menggiurkan, karena memberikan keuntungan yang tidak sedikit. Seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan sebagai sumber protein semakin tinggi.

Widara Mandiri Farm yang memulai usahanya dalam pembudidayaan bibit ikan sejak tahun 2014, terus kebanjiran pesanan baik dari perorangan maupun yang tergabung dalam kemitraan. Dari 21 kolam yang dimiliki di RT.06/02 Dusun Pahing, Desa Widarasari, Kecamatan Kramatmulya dengan ukuran variatif mulai dari 2 X 4 meter sampai dengan 11 X 12 meter, dalam 1 tahun mampu menghasilkan bibit ikan yang berkualitas 4 sampai 5 juta ekor.

Bibit ikan tersebut, didistribusikan kebeberapa daerah seperti Cikijing, Majalengka, Cirebon, Subang dan Purwakarta, selain untuk mengisi kolam perorangan yang ada di Kuningan.

Pemilik Widara Mandiri Farm, Sanusi Haryanto, S.Pd.I menjelaskan, jenis ikan yang dibudidayakan untuk pembibitan ditempatnya terdiri dari ikan lele, gurame, nila, bawal dan koi. Selain itu, juga menampung bibit ikan lainnya dari tempat lain, untuk dipasarkan ke konsumen yang membutuhkan. Menurutnya, dengan adanya jalinan kemitraan, semakin mudah dan bisa saling membantu satu sama lain. 

Lebih jauh Sanusi menjelaskan, proses awal dari mulai pembibitan harus dilakukan secara teliti dan ditunjang dengan kemauan serta kemampuan.

“Setiap ikan memiliki cara dan penanganan serta pemeliharaan yang berbeda, ikan lele sampai layak jual bisa mencapai waktu sekitar 40 hari, nila 4 bulan, bawal 3-4 bulan dan yang paling lama ikan gurame, mulai pembibitan hingga jual bisa mencapai waktu 10-12 bulan. Itupun jika tidak ada penyakit atau wabah dan gangguan yang disebabkan karena cuaca dan lainnya,” jelasnya.

Dikatakan Sanusi, dalam usahanya juga sudah sejak lama terbentuk semacam komunitas, dengan tujuan untuk memudahkan konsumen dalam mendapatkan bibit sekaligus untuk menjual ikan-ikan yang sudah siap konsumsi dari para pembudidaya ikan yang tergabung dalam komunitas. Sehingga mereka tidak perlu khawatir dengan ketersediaan bibit dan penjualan.

“Dalam menjalankan setiap usaha apapun, tentu tidakan terlepas dari tantangan dan kendala, seperti dalam menjalani usaha pembibitan ikan, adanya wabah dan pakan yang mahal. Namun saya terus berupaya agar usaha yang dikelola bisa berjalan terus dan dapat membantu dalam penyediaan bibit ikan yang berkualitas,” pungkas Sanusi, yang juga Kasi Kesra Desa Widarasari, Kecamatan Kramatmulya, kepada Info Kuningan. (infokuningan)