Bupati Kuningan Terima Kunjungan Kerja Wakil Menteri Agama RI

Kategori: 

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH. menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Agama RI (Wamenag RI) dalam rangka meresmikan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Garawangi dan Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan dari Sumber Dana SBSN Tahun 2020. Sabtu, (29/08/2020). Acara ini bertempat di Gedung KUA Kecamatan Garawangi.

Hadir H. Zainut Tauhid Sa’adi selaku Wakil Menteri Agama RI bersama rombongan, Dr. H. Adib. M.Ag selaku Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, DR. Hanif Hanafi, M.SI Nip. Selaku Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kuningan, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Se-Kabupaten Kuningan, Kepala Kantor KUA Kecamatan Garawangi, Pembina KUA, Kapolsek dan jajarannya.

Dalam kesempatan kali ini Bupati Kuningan mengucapkan selamat datang pada Wakil Menteri beserta rombongan dalam kunjungannya di Kabupaten Kuningan. Kunjungan ini bertujuan agar dapat bertambahnya pelayanan fasilitas masyarakat yaitu manasik haji di Kantor Urusan Agama Kecamatan Garawangi dan Kecamatan Darma.

Sebuah prestasi bagi Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kuningan. Karena pada program 2020 ini, menjadi yang pertama yang dapat selesai tepat waktu. Menunjukan bahwa pekerjaan projek nasional ini dilaksanakan sebaiknya dengan tepat sasaran. Ini juga merupakan kado dari Kementrian Agama untuk HUT Kabupaten Kuningan yang Ke-522 Tahun.

“Kami dari kantor Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat bersyukur dapat kerjasama kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Kementrian Agama telah menghasilkan program layanan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Program-program kerjasama ini harus ditingkatkan untuk meningkatkan layanan”. Ujar Kanwil Kemenag Provinsi Jabar.

Di Kabupaten Kuningan dari 32 kecamatan baru kurang lebih 5-10 dalam tahap renovasi, namun hasil koordinasi yang baik antara pemerintah agama dan kabupaten mendukung program ini untuk tetap dapat berjalan dengan lancar. Sesuai dengan visi Kabupaten Kuningan maju yang salah satunya yaitu agamis. Serta adapun beberapa inovasi untuk KUA yang masih perlu dikembangkan yaitu, SIMKAH yaitu sistem informasi manjemen menikah yang bisa di akses melalui simkah.kemenag.go.id, peningkatan-peningkatan prasarana, melakukan peningkatan sumber daya manusia agar para penegak KUA di lapangan bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dan terus mengembangkan program, agar KUA bisa melaksanakan tugas secara transparan.

Dalam pelaporannya juga Kementrian Agama menyebutkan sedang melakukan terus pembenahan khususnya terhadap Kantor Urusan Agama. Karena KUA merupakan layanan terdepan untuk masyarakat. ”Kami berharap di kantor KUA inilah dapat memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya pada masyarakat dengan memberikan komitmen pada masyarakat agar kebutuhannya dapat dilayani dengan baik. Dan selama masa pandemi KUA harus melayani pendaftaran secara online dengan peningkatan yang baik”. pungkas Wamenag RI. (BID/IKP/DISKOMINFO)