Checkpoint Posko Siaga Covid-19, Wabup Minta Petugas Lebih Waspada

Kategori: 

CIBINGBIN,- Semakin banyaknya perantau yang melakukan mudik dari kota-kota besar, secara otomatis menambah angka Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19 atau Virus Corona di Kabupaten Kuningan. Untuk itu, Wakil Bupati Kuningan, H.M Ridho Suganda, SH., M.Si meminta para petugas yang berjaga di posko siaga Covid-19 lebih waspada.

Hal tersebut, disampaikan Wabup saat melakukan Checkpoint di posko siaga Covid-19 wilayah Cibingbin, Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin, Jumat (03/04/2020). Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Kasdim Kodim 0615/Kuningan, Camat Cibingbin, Dishub, BPBD, Tagana, Pol PP dan Kepala Desa setempat.

“Para perantau sudah banyak yang mudik ke Kabupaten Kuningan dan berstatus ODP, jadi harus siap-siap dalam 14 hari kedepan. Kepada para petugas jaga posko, tim medis, Pak Kades dan kita semua harus lebih waspada,” kata Wabup.

Wabup berpesan, tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, harus menjaga stamina dan kesehatan. “Perang kita yang sebenarnya ada di 14 hari kedepan. Untuk itu kepada para perawat dari medis agar selalau jaga stamina dan kesehatan, makan-makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup. Jangan sampai peperangan belum dimulai para perawat kita sudah tumbang duluan,” imbuhnya.

Wabup juga minta, Kepala Desa lebih aktif memantau warga perantau yang datang karena dihawatirkan terpapar Virus Corona. “Saya mohon ke Pak Kades, lakukan monitoring yang baik dan benar atas kehadiran saudara-saudara kita yang datang dari perantauan, karena ini demi keselamatan kita bersama,” tuturnya.

Selanjutnya Wabup mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penanggulangan penyebaran Virus Corona di Kabupaten Kuningan. “Mari kita berdo’a agar musuh kita ini (red-Covid-19) cepat menghilang secepat-cepatnya dari Kuningan. Agar kita bisa beraktifitas setiap hari seperti sedia kala tanpa ada batasan, tanpa masker, tanpa kewaswasan. Dan semoga kita semua diberikan keselamatan dan kesehatan,” pungkasnya. (Bid IKP/Diskominfo)