Datangkan Banyak Investasi, Wakil Bupati Kuningan Dorong Permudah Perizinan

Kategori: 

KUNINGAN,- Dengan layanan perizinan yang cepat mudah dan jauh dari praktek-praktek KKN, perizinan akan menjadi jalan masuk investasi. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Kuningan, H.M Ridho Suganda, SH., M.Si, dalam rapat bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kuningan, di ruang rapat dinas setempat, Senin (8/6/2020).

Sebagai pejabat yang memiliki fungsi Pengawasan dan Pengendalian di DPMPTSP Kabupaten Kuningan, Wakil Bupati meminta kepada DPMPTSP agar memberikan kemudahan kepada para investor untuk melakukan investasi di Kuningan terutama kemudahan perizinan.

“Saya berharap diberikan kemudahan pengurusan perizinan kepada para investor yang ingin berinvestasi di Kuningan, khususnya investasi yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat di Kabupaten Kuningan” kata Wabup.

Wabup menuturkan, Investasi yang baik dan mampu menciptakan lapangan kerja akan berdampak terhadap percepatan pemulihan ekonomi di Kabupaten Kuningan akibat dampak pandemi Covid-19.

"Dan ini harus kita lakukan secara masif dan cepat dari sekarang untuk menjadikan Kuningan jauh lebih kuat dan mandiri dari sebelumnya," imbuhnya.

Lebih lanjut Wabup menjelaskan, menjelang diberlakukannya fase New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) akan lebih mengedepankan bagaimana caranya menyelamatkan UMKM, dan usaha-usaha lainnya untuk bisa tetap melaksanakan kegiatan ekonomi, sehinga bisa membebaskan Kabupaten Kuningan dari banyaknya pengangguran.

"Mudah-mudahan perizinan bisa lebih dipermudah, aksesbilitas investasi lebih dipermudah" Pintanya.

Wabup juga meminta agar mengkaji ulang investasi-investasi yang kurang menguntungkan bagi Kabupaten Kuningan dan telah habis waktunya untuk tidak dilanjutkan dan menggantinya dengan investasi baru yang lebih banyak membuka lapangan kerja bagi masyarakat di Kabupaten Kuningan.

"Kita harus bisa mencari investasi baru yang lebih segar dan bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya" Pungkasnya. (Bid IKP/Diskominfo)