Indonesian English

Diklatsar GP Ansor Untuk Menumbuhkan Jiwa Patriotisme 29 APR 2018 By Admin

Kategori: 

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kuningan, Dede Sembada, mengharapkan generasi muda kini tidak melupakan sejarah generasi terdahulu yang telah berkiprah melakukan perjuangan. Banyak hal yang patut diteladani dari generasi masa lalu untuk menumbuhkan jiwa patrotisme. Seperti Gerakan Pemuda Ansor yang lahir dari kandungan sejarah perjuangan pergerakan Nahdatul Ulama (NU).

Organisasi ini dirintis serta didirikan identik dengan penggerakan perjuangan kebangsaan. Lahir tanggal 21 April 1934 dengan organisasi Ansor Nahdatul Ulama. Nama Ansor diambil dari nama kehormatan yang diberikan Nabi Muhammad SAW kepada penduduk Madinah yang telah berjasa dalam perjuangan membela dan menegakan Agama Islam.

Ansor dimaksudkan untuk mengambil berkah serta tauladan terhadap sikap, prilaku dan semangat perjuangan pada sahabat yang memperoleh predikat Ansor, yaitu sebagai penolong, pejuang bahkan pelopor dalam menyiarkan, menegakan dan membentengi ajaran Islam. “Saya mengharapkan kiprah GP Ansor lebih maksimal sebagai unsur pemuda dan generasi bernuansa keagamaan yang luhur.

Sangat layak jika GP Ansor berjalan di depan mempelopori persatuan dan kesatuan serta menjadi perekat bangsa,” kata Plt Bupati Dede Sembada, saat membuka acara Diklatsar Sejumlah peserta pelatihan dibekali pengetahuan penguasaan nilai kepemimpinan, motivasi peningkatan wawasan dan ilmu pengetahuan, membangun jiwa human relation dinamis dan patriotik, membangun kewirausahaan, membangun budaya partisipatif dan adaftif dengan perubahan zaman, membentengi generasi muda dari bahaya Narkoba.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pengurus Cabang GP Ansor Kabupaten Kuningan, Ketua PW GP Ansor Jabar, para Alim Ulama, Camat Cigandamekar, dan Unsur Muspika, Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan, DR. Wahyu Hidayah, M.Si. Menurut Dede Sembada, sebagai salah satu organisasi dengan jumlah anggota yang cukup banyak, kiprah serta peran GP Ansor telah nampak di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu tidak trlepas dari gagasa, konsep kontribusi perjuangan pendahulu. Melaluli kegiatan Diklatsar ia mengharapkan ilmu yang diserap melalui pelatihan bisa damalkan kepada masyarakat. “Saya bangga, terima kasih kepada seluruh jajaran panitia yang telah melaksanakannya secara berkesinambungan. Semoga hasil Diklatsar GP Asor ini dapat mengapresiasi Visi dan Misi Kabupaten Kuningan,” harapanya. (Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan)