Indonesian English

Ini, Fungsi dan Manfaat SWDKLLJ Pada STNK

Apa yang Anda bayarkan, wajib tahu kegunaannya. Begitu juga dengan kewajiban membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang teretera pada STNK saat memperpanjang pajak kendaraan bermotor.

Ternyata SWDKLLJ manfaatnya cukup besar, yakni kita memperoleh perlindungan asuransi bila terjadi kecelakaan saat mengemudi di jalan raya.

"Dengan membayar SWDKLLJ, maka si pembayar sumbangan tercatat ikut asuransi yang dikelola oleh Jasa Raharja, dan bilamana terjadi kecelakaan maka Jasa Raharja siap membiayai," ujar Dik Dik Herdiansyah, Penanggung Jawab Jasaraharja Kantor Samsat Kuningan, kepada Info Kuningan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/8/2017).

Dik Dik memaparkan, besaran tarif SWDKLLJ tiap kendaraan berbeda-beda, tergantung jenis dan type kendaraan.

"Untuk tarifnya (red_SWDKLLJ) berbeda-beda ya, tergantung jenis dan type kendaraan, misalnya untuk sepeda motor diatas 50cc sampai 250cc tarif nya 35 ribu rupiah, sedangkan untuk jenis kendaraan roda empat seperti sedan, pick-up, dan mobil penumpang bukan angkutan tarifnya 140 ribu, jadi beda jenis kendaraan beda tarifnya," paparnya.

Sementara besarnya santunan bagi korban kecelakaan, dikatakan Dik Dik, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang baru No.16/PMK.010/2017, untuk korban meninggal dunia 50 Juta rupiah, cacat tetap 50 Juta, biaya perawatan 20 Juta, Biaya Ambulan 500 ribu, biaya P3K 1 Juta dan biaya penguburan 4 Juta rupiah.

"Besaran santunan korban berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang baru mengalami kenaikan kisaran 50 persen dari peraturan sebelumnya, namun untuk tarif sumbangannya tetap tidak mengalami kenaikan," kata Dik Dik.

Untuk memperoleh biaya santunan bagi korban kecelakaan pun, dikatakan Dik Dik tidak sulit. Pihak korban cukup menghubungi Kantor Jasa Raharja terdekat dengan menyertakan laporan kecelakaan lalu lintas dari pihak kepolisian.

"Saat ini kami (red_Jasa Raharja) sudah menggunakan laporan secara online, jadi bila terjadi kecelakaan, pihak kepolisian langsung menginput laporan ke kami dan kami segera menindaklanjuti dengan mendatangi korban meskipun pihak korban belum melapor. Kita berusaha jemput bola demi memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat," pungkasnya. (Yudi/MC Kuningan)