Indonesian English

Kadinkes : Rubella Ibu Hamil Bahayakan Janin

Rubella,  salah satu jenis penyakit yang lebih dikenal sebagai campak jerman (german measles) atau campak 3 hari, saat ini cukup terkenal di masyarakat. Memang tergolong penyakit yang ringan jika mengenai anak-anak. Namun cukup berbahaya untuk wanita yang sedang hamil. Bahkan sampai pada kematian sang bayi.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, H.Raji K Sarji, SE., M.MKes saat ditemui Info Kuningan, Jum'at (4/8/2017) dikantor dinas setempat.

Secara umum, dikatakan Raji, gejala dan ciri-ciri virus tersebut hampir sama dengan campak biasa, menyerang kulit dan kelenjar getah bening dengan ditandai ruam yang khas berwarna merah serta adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening (inflamasi).

"Gejala dan ciri-cirinya sama dengan campak biasa, menyerang kulit dan getah bening ditandai ruam berwarna merah dan disertai demam," ujarnya.

Lebih lanjut Kadis Kesehatan menuturkan, virus Rubella tidak berbahaya jika menyerang anak dan dewasa, lain halnya jika menyerang ibu hamil dapat berakibat fatal bagi si janin.

"Paling menjadi masalah adalah jika virus Rubella mengenai wanita hamil. Sebab sangat mempengaruhi perkembangan janin yang ada di perut sang ibu. Bahkan ketika bayi tersebut lahir, akan positif menderita sindrom rubella congenital. Kelainan yang bersiko pada anak antara lain, pertumbuhan mengalami keterlambatan, keterbelakangan mental dengan intellegence rendah, gangguan mata misal katarak, tuli bawaan, kelainan jantung serta kecacatan pada beberapa organ,"  jelas Raji.

Sampai sejauh ini, Raji menuturkan, di Kabupaten Kuningan penyebaran virus Rubella tergolong sangat rendah. Meski demikian, pihaknya terus melakukan langkah pencegahan dengan pemberian imunisasi Measles Rubella (MR) terhadap bayi usia 9 bulan sampai anak usia 15 tahun.

"Sampai saat ini pemberian imunisasi merupakan upaya kesehatan yang terbukti ampuh serta berdampak positif guna mewujudkan derajat kesehatan ibu dan anak," pungkasnya. (Yudi/MC Kuningan)