Kegiatan Bimbingan dan Pemantapan Bagi SDM PKH Kab.Kuningan Tahun 2020

Kategori: 

Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui DInas Sosial melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Pemantapan bagi seluruh SDM Program (PKH) Kabupaten Kuningan, Kamis (22/10/2020) bertempat di Bumi Perkemahan Pasir Batang Desa Karangsari Kecamatan Darma.

Hadir pada acara tersebut Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH.,MH, Kepala Dinas Sosial Kab.Kuningan Drs. Dudy Budiana, M.Si, Camat Darma Eko Yuyud Mahaendra, AP., M.Si, Kapolsek Darma, Danramil Kadugede, Koordinator Wilayah Provinsi Jawa Barat, Para Kabid dan Seluruh Pejabat Struktural Dinas Sosial, Koordinator Kab. Admin Database, Supervisor, Seluruh Pendamping PKH sebagai peserta bimbingan dan pemantapan.

Ketua Panitia H. Nono Supriatna, Sos, Msi melaporkan bahwa Kegiatan bimbingan dan pemantapan bagi SDM Program PKH dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas kerja bagi para petugas pemberi layanan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan teknis petugas SDM PKH dalam melakukan verifikasi data, meningkatkan kemampuan memahami program dan implementasi PKH sebagai program lintas sector yang membutuhkan komitmen semua pihak dan diharapkan meningkatnya keterampilan sosial bagi pendamping dalam melakukan pembinaan terhadap rumah tangga sangat miskin terhadap (RTSM) kemudian yang terakhir meningkatnya kemampuan memahami berbagai persoalan tugas dan solusinya.

Bupati Kuningan dalam sambutanya SDM PKH merupakan ujung tombak pelaksanaan yang notabene nya merupakan program unggulan pemerintah pusat dalam mengentaskan kemiskinan. Karenanya perlu penyelerasan ritme kerja antara pelaksana program pusat tersebut dengan kebijakan pemerintah daerah.

Ia menekankan pentingnya untuk terus mengasah kapasitas SDM sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing di lapangan melalui pertemuan peningkatan kualitas SDM PKH. "Jadi, pertemuan-pertemuan seperti ini adalah sebagian dari upaya kita untuk terus meningkatkan profesionalisme SDM PKH” Ujar Bupati.

Bupati berterima kasih kepada para SDM PKH dan semua element yang sudah membantu karena nilai Graduasi Mandiri di Kabupaten Kuningan kita sudah sampai naik sampai 8% dari target 10%. Graduasi mandiri yang dimaksud, artinya penerima manfaat atau KPM PKH sudah bisa lepas dari program bansos yang selama ini diberikan pemerintah. Hal itu karena penerima manfaat dinilai telah mandiri secara ekonomi serta tidak lagi memenuhi syarat kondisional sebagai KPM PKH.

Dengan adanya komplementaritas bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat, lanjutnya, akan memberikan daya ungkit dan manfaat untuk meningkatan penghasilan dan kesejahteraan bagi keluarga penerima manfaat.

Bupati memberikan dorongan dan motivasi bagi SDM PKH agar dapat bekerja lebih maksimal guna mencapai target program secara efektif dengan mengedepankan sikap santun, integritas, dan professional. (Bid/Ikp/Diskominfo)