Indonesian English

KPID Jawa Barat Berikan Penghargaan Kepada Bupati Kuningan

KOMISI Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Propinsi Jawa Barat memberikan penghargaan kepada Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH., atas kepeduliannya terhadap penyiaran radio. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua KPID Jawa Barat DR. Dedeh Fardiah M.Si., di sela-sela acara Workshop Iklim Usaha Radio, di kawasan wisata Kampung Gunung Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Selasa (21/3/2017).
 
Diterimanya penghargaan itu tentu bukan tanpa alasan, karena memang ia punya kepedulian terhadap dunia penyiaran radio. Berdirinya Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Kuningan dan Televisi Kuningan yang pertama kali di Jawa Barat , salah satu bukti nyata peran serta ia saat menjabat Ketua DPRD Kabupaten kuningan sehingga lahir peraturan daerah.
 
Belum lagi dukungan terhadap beberapa stasiun penyiaran radio swasta dengan diadakannya acara “Ngawagkong di Pendopo” yang disiarkan langsung oleh sejumlah radio yang ada di Kabupaten Kuningan. Agenda itu bertambah, menyusul dengan ditandatanganinya surat kerjasama melalui program Ngariung (Ngajaring Aspirasi Unggulan).yang menurut rencana akan disiarkan langsung oleh beberapa stasiun radio.
 
Hal itu, tentu saja tidak terlepas peran serta Humas Setda Kabupaten Kuningan dibawah nakoda Wahyu Hidayah yang melakukan inovasi dalam memberikan informasi kepada masyarakat dengan jaringan informasi khususnya radio, disamping informasi melalui media cetak dan portal berita online.
 
“Penghargaan ini diberikan kepada pimpinan daerah yang peduli terhdap dunia penyiaran radio, mudah-mudahan dapat meningkatkan jalinan kerjasama khususnya dalam meajukan penyiaran di daerah,” kata Ketua KPID Jawa Barat, DR. Dedeh Fardiah., M.Si. 
 
Sementara, Bupati H. Acep Purnama menyatakan, media radio merupakan media epektif dibanding media televisi. Pasalnya, siaran radio bisa didengar di mana dan dalam keadaan apa saja.
 
“Saya titip kepada insan radio untuk menyuguhkan informasi yang sehat serta mendidik, jangan sampai menyiarkan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, seperti saat ini banyak bermunculan di media sosial tentang berita hoax,” papar bupati. (IP)* ( Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan)