Indonesian English

Masuki Bulan Agustus Penjual Atribut Kemerdekaan Marak di Kuningan

Bulan Agustus merupakan bulan yang telah dinanti-nantikan oleh masyarakat Indonesia, karena bulan Agustus merupakan bulan kemeredekaan. Disisi lain bulan Agustus juga membawa berkah bagi penjual aksesoris kemerdekaan. Sudah dipastikan bahwa mereka akan kebanjiran pesanan seperti bendera, umbul-umbul dan aksesoris lainnya.

Saat memasuki bulan Agustus, para penjual aksesoris kemerdekaan mulai menghiasi pinggiran jalan untuk menjajakan dagangannya. Seperti di Kabupaten Kuningan, setiap sudut kotanya ramai oleh pedagang aksesoris kemerdekaan.

Hasil pantauan Info Kuningan, para penjual bendera dan umbul-umbul sudah menempati trotoar di beberapa titik jalan, Seperti di jalan Siliwangi, jalan Aruji Kartawinata, jalan Pramuka, Jalan R.E Martadinata serta sejumlah titik lainnya.

Atep (27), pria asal Garut ini sudah sejak awal bulan Agustus menjajakan bendera dan umbul-umbul di jalan Aruji kartawinata tepat sebrang kantor Diskominfo Kab.Kuningan. Meski belum ramai pembeli, namun Atep tetap setia hingga petang berada di kawasan tersebut.

"Penjualan belum begitu rame pa, karena baru satu minggu berjualan. Baru beberapa bendera yang terjual. Nanti biasanya tanggal sepuluhan atau seminggu menjelang HUT RI mulai rame yang beli," kata Atep saat berbincang dengan Info Kuningan, Selasa (8/8/2017).

Diakui Atep, memilih untuk berjualan awal bulan untuk mengamankan lapak jualannya yang sudah sejak tahun 2009 ia tempati agar tidak ditempati oleh penjual lain.

"Udah 8 tahunan saya jualan disini (red Jl.Aruji Kartawinata). Udah pada apal lah kalau yang jual di sini mah. Saya jualan lebih awal biar lapaknya gak ditempatin pedagang lain, pedagang bendera kan banyak," katanya.

Dikatakan Atep, jika sudah mulai ramai pembeli, biasanya ia bisa menjual 20 kodi (40 pcs) bendera merah putib dan umbul-umbul berbagai ukuran dalam sehari. Mengenai harga, Atep pun menjualnya bervariatif, mulai dari Rp 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah sesuai dengan ukuran bendera atau umbul-umbul.

"Kalau lagi rame, ya sehari bisa dapat uang sekitar Rp 1 Jutaan lah pa, lumayan komisinya sampai 30 persen karena barangnya saya ambil langsung dari konveksinya di garut tidak lewat agen,” tutur Atep

Rencanya, Atep akan berjualan hingga satu hari menjelang 17 Agustus nanti untuk meraup pundi-pundi rupiah.

"Tahun 2016 kemarin Alhamdulillah keuntungannya lumayan. Ya mudah-mudahan tahun ini bisa lebih besar lagi pa," tutup Atep. (MC Kuningan/Yudi)