Indonesian English

P2WKSS Desa Cisantana Masuk Tahap Penilaian 10 Besar Tingkat Jawa Barat

Kategori: 

Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, mendapat kunjungan Tim Recheking program Peningkatan Peranan Wanita Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Provinsi Jawa Barat, Senin (18/12/2017). Menyusul dengan ditetapkannya penilaian P2WKSS Desa Cisanata yang masuk tahap penilaian 10 besar di tingkat Jawa Barat. Hal itu tidak terlepas dari upaya serta masyarakat Desa Cisantana yang mendapat dukungan Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan serta instansi terkait dan elemen masyarakat lainnya.

Sebelumnya, Desa Cisantana ditetapkan sebagai desa binaan P2WKSS yang merupakan program lintas sektor pembangunan. Boleh juga dikatakan merupakan program terpadu yang yang memerlukan sinergitas dari seluruh SKPD. “Desa Cisantana menjadi incaran banyak pihak, karena mungkin alam yang indah serta banyak potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Saya berharap Desa Cisantana menjadi desa yang maju,” kata Bupati Kuningan H. Acep Purnama, saat menyambut tim Penilai Lomba P2WKSS.

Bupati berharap melalui P2WKSS Desa Cisantana mengalami perubahan yang nyata, tanpa rekayasa karena ingin menjadi juara. Menjadi juara bukan tujuan, karena yang terpenting bagaimana merubah kondisi perilaku perilaku masyarakat untuk bisa membangun dirinya dan keluarga yang mandir dan sejahtera selaras dengan visi Kabupaten Kuningan yakni Mandiri Agamis Sejahtera (MAS).

Bupati Kuningan dalam sambutannya mengatakan, berdasarkan keputusan Bupati Kuningan Nomor : 260?KPTS.567-BKBPP/2016 tanggal 20 Desember 2016, tentang penetapan Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur sebagai lokasi binaan untuk pelaksanaan program terpadu P2WKSS Kabupaten Kuningan. “Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah turrut ambil bagian dalam mendukung pelaksanaan program ini. Semoga yang telah kita lakukan dapat membawa perubahan dan kemajuan khususnya bagi Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan pada umumnya,” paparnya. (Bagian Humas Setda Kabupten Kuningan)