PAD KIR Dishub Kabupaten Kuningan Lampaui Target

Kepala UPT. Pengujian Kendaraan Bermotor

UPT. Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, telah membukukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi uji kelayakan kendaraan bermotor angkutan orang dan barang (KIR) di atas target yang ditetapkan dalam APBD 2014.
 

Data dari UPT. Pengujian Kendaraan Bermotor menunjukan, hingga akhir Desember 2014 pendapatan dari sektor ini sudah mencapai Rp. 758.285.000 melebihi dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp. 687.588.000 atau mengalami kenaikan sebesar 10,28 persen. “ Sampai akhir Desember 2014, pendapatan dari retribusi uji kelayakan mencapai Rp. 758.285.000, artinya melebihi dari yang ditargetkan dengan kelebihan angka sekitar 10,28 persen atau sebesar Rp. 70.700.000 dari 12.013 unit kendaraan yang melakukan uji kelayakan,” dijelaskan Kepala UPT. Pengujian Kendaraan Bermotor, Sukirman, SE kepada Info Kuningan Rabu (04/02/2015) di rung kerjanya.
 

Selanjutnya Sukirman mengemukakan, dalam APBD tahun 2015 telah ditetapkan target dari retribusi uji kelayakan sebesar Rp. 687.585.000. untuk mencapai target tersebut, menurut Sukirman pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan seksi Pengendalian dan Operasi (Dalops) dimaksudkan untuk menertibkan kendaraan yang belum melakukan uji kelayakan atau yang tidak layak jalan.
 

“ Untuk tahun 2015, telah ditetapkan target sebesar Rp. 687.585.000, saya berkeyakinan target tersebut dapat tercapai bahkan melebihi seperti tahun-tahun sebelumnya, tentunya dengan berbagai upaya seperti pengawasan dan melakukan koordinasi dengan seksi Dalops untuk menertibkan kendaraan angkutan yang tidak melakukan uji kelayakan ataupun yang tidak layak jalan,” kata Sukirman.
 

Demi memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat yang akan melakukan uji kelayakan kendaraanya, menurut Sukirman, SE saat ini UPT. Pengujian Kendaraan Bermotor telah memiliki sarana dan prasarana yang representatif berlokasi di jalan baru Kedungarum-Ancaran, didukung dengan gedung yang memadai dan alat uji mekanis yang memenuhi standarisasi seperti, alat uji emisi gas buang, sistem suspensi, alat uji lampu utama, alat uji pengukuran berat kendaraan dll.
 

“ Insya Allah, akhir bulan ini (Februari) atau bulan depan, lokasi pengujian kendaraan akan pindah ke tempat baru di jalan baru Kedungarum-Ancaran. Selain bangunannya yang cukup representatif, alat pengujiannya juga memenuhi standarisasi untuk pengujian kendaraan bermotor. Karena berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum dan PP No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan, disana disebutkan bahwa setiap UPT. Pengujian Kendaraan Bermotor harus memiliki alat yang memadai untuk uji kelayakan kendaraan,” jelas Sukirman.
 

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan oleh setiap pengendaraa saat berada di jalan, Kepala UPT. Pengujian Kendaraan bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, Sukirman, SE menghimbau, agar masyarakat pemilik kendaraan bermotor angkutan orang dan barang, menjadikan uji kelayakan kendaraan sebagai kebutuhan, karena tujuan utama dari uji kelayakan tersebut adalah untuk memberikan jaminan keselamatan secara teknis terhadap pengguna kendaraan serta melestarikan lingkungan dari kemungkinan pencemaran yang diakibatkan oleh polusi kendaraan bermotor. Sukirman juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan, untuk memperhatikan kesejahteraan personil di UPT. Pengujian dengan mempertimbangkan besaran insentif yang diberikan. ( Sumber : Yudi/Bidkom Diskominfo Kuningan ).