Penutupan BBGRM Ke-XI Tingkat Kabupaten Kuningan 2014

Kategori: 

Bupati Kuningan, Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos., MAP setelah beberapa waktu lalu mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XI tahun 2014 yang bertempat di Desa Sampora Kecamatan Cilimus. Kini Bupati menutup secara resmi  BBGRM ke-XI Tahun 2014 Tingkat Kabupaten Kuningan Bertempat di halaman Balai Desa Nusaherang Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan, Kamis (26/06/2014). Dalam sambutannya Bupati mengatakan sangat bangga dengan sifat kegotong royongan masyarakat Kuningan yang masih terjaga dengan baik, dikatakan bahwa Ngawangun Lembur merupakan tanggung jawab semua pihak seluruh lapisan masyarakat, oleh karena itu dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Kuningan dilaksanakan oleh masyarakat, dimanfaatkan untuk kepentingan seluruh masyarakat, dan perencanaannya juga harus melibatkan seluruh komponen masyarakat atau disebut pula pembangunan yang berbasis pemberdayaan masyarakat.

 
Bupati menghimbau agar program Jumsih (Jum’at Bersih) agar digebyarkan kembali di Kabupaten Kuningan guna mewujudkan masyarakat yang sehat dengan lingkungan yang sehat. Lebih lanjut Bupati mengatakan, Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat merupakan perwujudan kepedulian masyarakat dalam melaksanakan pembangunan secara gotong royong dan swadaya masyarakat yang dikoordinasikan dalam wadah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat. Nilai/Budaya gotong royong ini harus terus dilestarikan dan dilembagakan kepada masyarakat di pedesaan maupun perkotaan, sehingga akan terwujudnya masyarakat yang sejahtera, mandiri dan bermartabat. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk tetap melestarikan dan menjiwai nilai budaya gotong royong dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa khususnya masyarakat di Kabupaten Kuningan. 
 
Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, M.Si, menjelaskan hasil kegiatan BBGRM ke-XI Tahun 2014, Desa Sumurwiru Kecamatan Cibeureum yaitu membangun tembok penahan tanggul dengan dana swadaya yang diserap Rp. 7.360.000, Desa Sagaranten Kecamatan Ciwaru yaitu membangun tembok penahan tanggul dengan menyerap swadaya masyarakat Rp. 5.450.000, Desa Rambatan Kecamatan Ciniru yaitu membangun rabat beton dan pemagaran desa dengan dana swadaya masyarakat Rp. 5.450.000, Desa Mekarsari Kecamatan Maleber yaitu membangun tembok penahan tanggul dengan menyerap swadaya masyarakat Rp. 7.180.000, Desa Nusaherang Kecamatan Nusaherang yaitu membangun perbaikan jalan lingkungan dan penerangan jalan dengan menyerap swadaya masyarakat Rp. 4.650.000, Desa Sakertatimur Kecamatan Darma yaitu membangun tembok penahan tanggul dengan menyerap dana swadaya masyarakat Rp. 6.970.000, Desa Sampora Kecamatan Cilimus yaitu membangun tugu batas desa dengan swadaya masyarakat Rp. 8750.000. Sumber biaya kegiatan berasal dari APBD tahun 2014 dan Swadaya Murni Masyarakat. 
 
Hadir dalam kegiatan tersebut FKPD Kuningan, para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Kuningan, Ketua Tim penggerak PKK Kuningan, Dharma Wanita Persatuan, Muspika Desa Nusaherang  dan Masyarakat Desa  Nusaherang. ( Sumber : My, Bidang Komunikasi Diskominfo Kab.Kuningan ).