Peringati Hari Pramuka ke-58 dihadir Ribuan Pelajar

Kategori: 

Tak kurang dari 1.500 anggota Pramuka Kwarcab Kuningan memperingati Hari Pramuka ke-58 di GOR Ewangga Kuningan, Kamis (12/9). Agenda ini dihadiri langsung Bupati H. Acep Purnama, Wakil Bupati HM. Ridho Suganda, Sekda Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar dan Ketua Kwarcab Kuningan Rana Suparman, S.Sos.

Selain memperingati Hari Pramuka, kegiatan ini dikemas pula dengan launching buku berjudul Pramuka Kuningan Memandu. Kemudian adapula pemberian anugerah tanda penghargaan orang dewasa dan tanda pramuka Garuda dan MoU antara BNN Kuningan dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Kuningan.

Ketua Kwarcab Kuningan, Rana Suparman menyampaikan, pramuka adalah potensi generasi penerus bangsa yang akan datang. Gerakan pramuka menjadi suatu wadah untuk membentuk kharakter anak bangsa. “Generasi muda saat ini harus punya nilai kompetitif dan produktif, salah satunya keteladanan yang sudah tercermin dalam kegiatan Pramuka. Saya terus mendorong agar Pramuka menjadi keteladanan bagi nilai-nilai kebangsaan,” terangnya.

Menurutnya, gerakan pramuka adalah satu-satunya organisasi yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia, dengan tujuan yang sangat mulia yaitu membentuk setiap pramuka memiliki kepribadian beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Sekaligus mampu menjadi warga negara yang berjiwa pancasila, setia dan patuh pada NKRI. “Untuk mencapai tujuan itu, salah satunya adalah menumbuhkan minat dan kecintaan kaum muda Indonesia terhadap Gerakan Pramuka. 

Peringatan Hari Pramuka ke-58 tingkat Kwartir Cabang Kuningan, adalah salah satu media dalam menggugah semangat anggota pramuka untuk terus berikhtiar dalam membina dan mendidik kaum muda Indonesia, dalam menghantarkan generasi kita ke masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Bupati H. Acep Purnama mengapresiasi, atas launching buku berjudul Pramuka Kuningan Memandu. Ini adalah sebuah karya luar biasa yang dihasilkan dari Gerakan Pramuka di Kuningan. “Insya Allah buku ini akan dijadikan sebuah pijakan. Apalagi dalam konteks kebhinekaan, bahwa kita sepakat NKRI harga mati, Pancasila harus menjadi ideologi dan panduan kita untuk membangun bangsa kedepan,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya mengaku, adanya penandatanganan nota kesepahaman antara BNN Kuningan dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Kuningan menjadi solusi dalam memerangi Narkoba. Sebab saat ini, Indonesia betul-betul darurat Narkoba dan harus diperangi bersama-sama khususnya bagi generasi muda sekarang. “Jangankan kita, Presiden Indonesia Pak Jokowi sudah menyatakan Indonesia darurat narkoba. Ini berarti sudah dalam titik bahaya, maka kita sepakat selaku insan-insan pramuka yang memiliki jati diri yang jelas, Insya Allah tidak akan terkena narkoba,” tandasnya.

Dirinya juga menghimbau, apabila mengetahui ada yang terindikasi terjerumus narkoba, segera diberitahukan kepada pihak terkait seperti BNN Kuningan. Hal ini sebagai langkah untuk memberantas narkoba, agar tidak semakin merajalela dan merusak generasi penerus bangsa.