Indonesian English

Plt Bupati Pimpin Evakuasi Warga Dusun Cipari

Kategori: 

Dari sejumlah peristiwa bencana alam beruntun yang terjadi di wilayah Kabupaten Kuningan beberapa hari terakhir ini, bencana alam longsor di Dusun Cipari Desa Margacina, Kecamatan Ciwaru, termasuk bencana alam sangat parah. Dikatakan sangat parah, karena menyangkut banyak warga yang harus mengungsi ke tempat aman untuk menghindari bencana lebih besar dari peristiwa yang telah menyebabkan 200 rumah warga rusak berat itu.

Sebanyak 897 warga Dusun Cipari kini mengungsi ke wilayah Desa Kaduagung Kecamatan Karangkancana. Proses evakuasi dilakukan sejak Kamis melalui jalur evakuasi menuju Desa Kaduagung yang dibuat mendadak oleh 150 warga karena jalan utama menuju desa itu terputus Saat itu juga Pelaksana Bupati Kuningan Dede Sembada, bersama rombongan langsung meninjau lokasi pengungsian. Ia melakukan pertemuan terutama dengan pihak Desa Margacina dan Kaduagung serta BPBD guna membahas persoalan tersebut.

Dalam pertemuan yang dihadiri pula Kepala Bagian Humas Setda Wahyu Hidayah, Kabag Pembangunan Trisman, Sekdis DPRPP YudiNugraha, Kabid Bina Marga, Tim dari BPBD, Plt Bupati Kuningan Dede Sembada, dalam situasi tanggap darurat agar lebih mengutamakan penyelamatan para pengungsi. Usai melakukan pertemuan ia langsung menuju Dusun Cipari dengan menggunakan kendaraan sepeda motor, namun hanya bisa sampai ke tempat transit Evakuasi karena kondisi jalan tidak memungkinkan dialaui kendaraan. Di lokasi itu Plt Bupati Dede berkumpul dengan pihak aparat desa,i TNI, Polri, BPBD, Perhutani dan Tim Medis.

Sambil berjalan menuju lokasi longsor tebing yang menutup jalan. Ia menyaksikan langsung evakuasi salah satu warga Dusun Cipari yang kondisinya sakit yang dibawa dengan tmenggunakan tandu melalui jalur evakuasi jalan kaki dengan jarak tempuh 3 kilometer dengan kondisi berbukit. “Pergerakan tanah di Dusun Cipari memang tergolong parah dan membahayakan. Satu-satunya upaya kita ke depannya harus merelokasi ke tempat aman,” tutur Dede Sembada. Ia menyebutkan, sudah ada koordinasi dengan aparat Desa Margacina soal rencana relokasi warga Dusun Cipari ini kelahan milik Desa yang lokasi nya lebih aman. Namun demikian, untuk memastikan keamanannya harus diawali dengan proses pengujian lapisan tanah.

Setelah dipastikan aman, maka proses pemukiman baru bisa dilakuka.. “Saya berharap masyarakat Dusun Cipari bisa mengikuti anjuran BPBD untuk mengungsi ke tempat yang aman mengingat cuaca saat ini masih belum bersahabat. Intensitas hujan yang masih sangat tinggi potensi pergerakan tanah masih mungkin terjadi.,” paparnya. BERBAGI TUGAS DALAM PENANGGULANGAN BENCAN Dalam upaya Penanggulangan bencana alam di Kabupaten yang waktunya nyaris bersamaan, Pemerintah Kabupaten Kuningan tetap sigap dalam menangani semua peristiwa bncana yang melanda beberapa daerah. “Saya tidak menganggap peristiwa itu besar atau kecil semua harus cepat serta tepat dalam penangguangannnya,” tutur Plt. Bupati Kuningan, Dede Sembada, saat meninjau lokasi bencana banjir di Desa Kawungsari dan Longsor Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jumat (23/2/2018).

Untuk itu dalam upaya penanggulangan bencana alam di beberapa daerah, dilakukan pembafgian tugas dengan melibatkan jajaran instansi terkait serta koordinasi dengan BPBD, Kodim. 0615 Kuningan, Polres Kuningan serta pihak lainnya. Ia bersyukur karena dari rentetan peristiwa bencana alam longsor dan banjir di Kabupaten Kuningan tidak meimbulkan korban jiwa. “Saya berharap masyarakat yang terkena musibah tetap tabah, ini semua atas kehendak Allah. Kita semua hanya berikhtiar atau berupaya.”imbuhnya. (Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan)