Vicon Rakor Upaya Peningkatan Recovery Rate dan Menurunkan Mortality Rate Manajemen Perawatan Pasien Covid-19

Terkait Upaya Peningkatan Recovery Rate dan Menurunkan Mortality Rate Melalui Manajemen Perawatan Pasien Covid-19 yang Optimal, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dan Kepala Badan Nasional Pengendalian Bencana (BNPB) Doni Monardo bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan arahan melalui Video Conference, Kamis (17/09/2020) di Ruang Linggarjati Setda Kabupaten Kuningan. Hadir Pada Acara tersebut Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kab.Kuningan dr. Hj. Susi Lusiyanti, MM. , Dirut RSUD 45 dr. Deki Saefullah, MMKes. , dan Dirut RSUD Linggajati dr. H. Edi Martono, MARS.

Presiden Joko Widodo memerintahkan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dan Kepala Badan Nasional Pengendalian Bencana (BNPB) Doni Monardo bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk fokus menangani Kasus Covid-19 . Di acara Vicon Rakor ini di ikuti oleh 8 Provinsi. Kedelapan provinsi yang memiliki kontribusi terbesar terhadap total nasional tersebut adalah DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Kalsel, Sulsel, Bali, Sumut.

Rapat ini membahas, perintah presiden untuk berkonsentrasi lebih dahulu kedelapan provinsi tersebut adalah karena kedelapan provinsi itu berkontribusi terhadap 75% dari total kasus atau 68% dari total kasus yang masih aktif. Di luar 8 provinsi tersebut ditambahkan juga Provinsi Papua.

"Presiden perintahkan dalam waktu dua minggu kita harus bisa mencapai tiga sasaran yaitu penurunan penambahan kasus harian, peningkatan recovery rate dan penurunan mortality rate,” ujar Luhut

Lebih jauh, Menko Luhut menyebutkan bahwa untuk mencapai tiga sasaran penanganan penularan Covid 19 di kesembilan provinsi utama itu pihaknya telah menyusun tiga strategi Di antaranya, operasi yustisi untuk penegakan disiplin protokol Kesehatan, peningkatan manajemen perawatan pasien Covid19 untuk menurunkan mortality rate dan meningkatkan recovery rate serta penanganan secara spesifik klaster-klaster Covid19 di setiap provinsi.

“Kita harus melakukan operasi yustisi untuk menegakkan pelaksanaan protokol kesehatan karena kalau kita tidak tindak keras pelanggarnya maka mau PSBB sampai 10 kali juga kondisi tidak akan segera membaik,”imbuhnya.

Terakhir, Menko Marves Luhut menegaskan rapat teknis seperti ini dengan semua provinsi akan digelar secara intensif. “Saya minta masing-masing provinsi untuk menajamkan strateginya, harus jelas pembagian tugasnya siapa berbuat apa dan kita deploy semua sumber daya yang kita miliki,” tegasnya .(BID/IKP/DISKOMINFO)