Wabup : Santri Sebagai Kader Bangsa

Kategori: 

KUNINGAN,- Pondok Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam yang mengedepankan nilai-nilai akhlak dalam pembelajarannya, harus mampu menelurkan Santriwan dan Santriwati untuk menjadi kader-kader bangsa yang akan mengawal agama, bangsa, dan rakyat.

“Pondok Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam, harus mampu mencetak dan menumbuhkembangkan potensi para santri untuk menjadi kader bangsa yang akan mengawal agama, mengawal bangsa dan mengawal rakyat dimasa yang akan datang,” ujar Wakil Bupati Kuningan, H. M Ridho Suganda, SH., M.Si, saat mengahdiri acara Pelantikan Rois dan Roisah Majelis Santri Masa Khidmat 2020-2021, di Podok Pesantern Al-Amin, Desa Kertawangunan, Kecamatan Kuningan, Sabtu (24/10/2020) malam.

Dibandingkan lembaga pendidikan lain, dikatakan Wabup, Ponpes memilki keunggulan karena lebih menekankan pada pendidikan akhlak dan pembangunan karakter setiap peserta didiknya. Untuk itu Wabup berharap, kedepan para Santriwan dan Santriwati dapat menjadi kader bangsa dan dapat berkontribusi kepada masyarakat dengan hal-hal yang positif.

“Sejarah telah membuktikan bahwa kemerdekaan Bangsa indonesia tidak lepas dari peran santri dan alim ulama. Sebagai narasi penerus bangsa yang berkualitas, santri merupakan individu yang memiliki dedikasi yang tinggi karena seorang santri mampu mencerdaskan bangsa dengan ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Selama ada santri dan para alim ulama Insya Allah negara kita akan tetap jaya,” ungkap Wabup.

Wabup juga menyampaikan apresiasi dengan telah dilakukannya pemilihan Rois dan Roisah di Ponpes Al-Amin yang dipilih secara langsung oleh seluruh santri di Ponpes tersebut. Hal itu, dikatakannya, merupakan salah satu bentuk dari proses demokrasi.

“Saya berharap kepada pengurus terpilih dan baru dilantik ini, dapat mengemban tugas dengan amanah. Teruslah belajar berorganisasi, karena berorganisasi merupakan langkah upaya dalam bersosialisasi, menyampaikan ide, gagasan, dan belajar menghargai orang lain,” ucapnya.

Sementara itu, usai melantik 8 orang Rois dan Roisah Majelis Santri, pengasuh Ponpes Al-Amin, Kiyai Ence Burhanudin, dalam arahannya menyampaikan, bahwa menjadi seorang pemimpin merupakan tanggung jawab kita semua, termasuk Rois dan Roisah sebagai pengurus organisasi majelis santri. “Harus amanah dalam menjalani tugas dan tanggung jawab sebagai pengurus majelis santri, serta harus menjadi contoh yang baik seluruh santri disini (red-Ponpes Al-Amin),” Ungkap Kiyai Ence, singkat. (Bid/IKP/Diskominfo)