Wakil Bupati, Buka Rakor Penataan Budidaya Ikan KJA Waduk Darma

Kategori: 

DARMA,- Wakil Bupati Kuningan, H. M Ridho Suganda, SH., M.Si membuka Rapat Koordinasi Penataan Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung (KJA) di Perairan Umum Waduk Darma, Jumat (23/10/2020) di Aula Kantor Unit Pengelola Bendungan (UPB) Darma.

Rakor yang digelar Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan itu, turut dihadiri, Ketua Komisi II DPRD Kuningan, Kepala Dina Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan, Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Kepala UPB BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Camat darma beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Darma, sejumlah perwakilan SKPD, Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Mina Tirta Darma, Ketua KUB Mina Tirta, Pembudidaya Ikan KJA Waduk Darma, serta undangan lainnya.

Wakil Bupati Kuningan, H. M Ridho Suganda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Diskanak Kabupaten Kuningan yang telah bekerja sama dengan BBWS Kemenpupera dalam penyelenggraan Rakor tersebut. Dikatakan Wabup, Rakor tersebut penting untuk dilaksanakan, mengingat sumberdaya ikan perlu dikelola sebaik-baiknya berdasarkan keadilan dan pemerataan dalam pemanfaatannya.

“Rakor ini penting dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada kita betapa pentingnya menjaga lingkungan dan pentingnya menjaga budidaya ikan. Apalagi program pemerintah pusat menganjurkan kita untuk gemar makan ikan, oleh karena itu perlu pengelolaan dalam budidayanya agar ikan mudah didapat, karena ikan relatif harganya lebih murah dibandingkan sumber protein lain,” ungkap Wabup.

Dikatakan Wabup, dalam pengelolaan pembudidayaan ikan, diperlukan juga perhatian dalam menjaga lingkungan agar tidak menimbulkan dampak-dampak yang merugikan, seperti yang terjadi di kawasan perairan Waduk Darma yang telah mengakibatkan degradasi lingkungan perairannya. Sehingga, sambungnya, perlu dilakukan penataan, terutama dari aktivitas kegiatan budidaya ikan keramba jaring apung dan juga kegiatan penangkapan ikan.

“Bukan berarti kita melihat bahwa saat ini keramba ikan yang sekarang ada di Waduk Darma mengganggu, tapi alangkah baiknya kalau kita semua memilki kesadaran bahwa menjaga lingkungan juga merupakan hal penting. Kita juga melihat, bahwa keramba ikan juga merupakan salah satu sumber perekonomian masyarakat sekitar kawasan Waduk Darma. Untuk itu, kita akan menata, bagaimana agar pengeloaan budidaya ikan ini dapat berjalan dan lingkungan juga tetap terjaga,” tuturnya.

Selanjutnya, Wabup meminta Dinas Perikanan dan Peternakan untuk segera melakukan langkah-langkah strategis dalam penataan KJA, mengingkat dampak-dampak yang telah ditimbulkan, seperti pengurangan volume air akibat pengendapan sedimen dasar waduk dari sisa pakan dan kotoran ikan, penurunan kualitas air akibat tingginya kandungan nutrien, yang berbahaya bagi kesehatan, banyaknya KJA yang tidak berizin.

“Saya minta Dinas Perikanan dan Peternakan atas nama Pemkab Kuningan, segara melakukan langkah-langkah strategis dengan melakukan inovasi penataan KJA di kawasan Waduk Darma. Agar terbentuk kawasan Waduk Darma yang konservatif dan dapat dimanfaatkan oleh anak cucu kita di masa yang akan datang. Saya berharap, Waduk Darma ini menjadi sumber kehidupan, khususnya bagi masyarakat sekitar dan umumnya bagi masyarakat Kabupaten Kuningan,” pungkas Wabup. (Bid IKP/Diskominfo)