Wakil Bupati Kuningan Dorong UMKM Miliki Brand Sendiri

Kategori: 

CIGUGUR,- Wakil Bupati Kuningan, H.M Ridho Suganda, SH., M.Si, mendorong para pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kuningan berkembang dan tumbuh. Selain itu, UMKM juga didorong untuk memilki brand atau merek dagang sendiri.

Karena menurutnya, branding produk merupakan salah satu point penting agar produk UMKM akan senantiasa diingat oleh masyarakat atau konsumennya dalam jangka waktu yang lama. selain itu, dapat meningkatkan nilai jual dari produk yang diproduksi.

“Ini penting. Artinya, brand ini merek yang bisa dikenal dan mudah diingat. Untuk itu Saya mendorong para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing. Salah satunya dengan membangun branding. Kekuatan merek dapat memberikan nilai tambah yang tinggi terhadap produk yang dihasilkan sehingga memiliki nilai jual produk UMKM tersebut,” tutur Wakil Bupati, saat melakukan kunjungan ke beberapa UMKM di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kamis (11/6/2020).

Didampingi Camat Cigugur, Sekretaris Disporapar, dan Kades Cisantana, selanjutnya Wabup mengatakan, dengan dimilkinya brand/merek dapat menjadi solusi para pelaku UMKM dalam penambahan laba atau keuntungan dari produknya. Karena selama ini, menurutnya, yang mendapat keuntungan besar adalah pihak reseller yang telah memiliki merek dagang sendiri.

"Selama ini produk dari UMKM kan diambil reseller/pengecer. Mereka (red_reseller) yang memilki keuntungan lumayan besar, selain mereka juga menambahkan merek dagang sendiri. Sementara UMKM keuntungannya kecil. Untuk itu UMKM harus memilki brand sendiri," imbuhnya.

Wabup juga berharap, para pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan dapat bertahan ditengah pandemi Covid-19. Karena UMKM sebagai penunjang ekonomi masyarakat yang mampu menyerap tenaga kerja. Untuk itu dikatakannya, Pemkab Kuningan tidak akan tinggal diam dan akan mendorong para pelaku usaha agar bisa bertahan dan melanjutkan usahanya ditengah dan pasca pandemi Covid-19 dengan menyiapkan program pemulihan ekonomi bagi para pelaku usaha.

“Selain kesehatan, dampak dari Covid-19 ini yang paling dikhawatirkan adalah kemerosotan ekonomi. Untuk itu Pemkab Kuningan akan menyiapkan program untuk pemulihan ekonomi bagi para pelaku usaha. Dan UMKM adalah solusi dari permasalahan ekonomi. Oleh karenanya, UMKM harus kita bantu dan kita dorong agar tetap bertahan dan harus tetap optimis. Karena jika UMKM kuat ekonomi negara juga kuat,” pungkasnya. (Bid IKP/Diskominfo)