Wakil Bupati Kuningan, Serahkan 500 Bibit Pohon Mangga

Kategori: 

MANDIRANCAN,- Dalam upaya mendukung program Desa Pinunjul di Kabupaten Kuningan, Komunitas Motor X-Man Capter Kuningan Utara, memberikan bantuan bibit pohon mangga kepada Pemerintah Desa Randobawa Girang, Kecamatan Mandirancan. Bantuan bibit mangga tersebut, secara simbolis diserahkan oleh Wakil Bupati Kuningan, H. M Ridho Suganda, SH., M.Si kepada Kepala Desa Randobawa Girang, di lokasi tanam Leuweung Talun desa setempat, Jumat (13/11/2020).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kuningan yang juga merupakan founder dari komunitas X-Man mengemukakan, untuk menjadi desa pinunjul tidak harus memiliki tempat wisata, namun harus memiliki keunggulan tertentu yang bisa mendatangkan keuntungan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Wabup mendukung program Pemdes Randobawa Girang, untuk membuat taman buah di lokasi Leuweung talun yang memiliki luas puluhan hektar itu.

"Saya atas nama pemerintah daerah dan juga mewakili rekan-rekan di Komunitas X-Man, sangat mendukung keinginan Pemdes Randobawa Girang untuk membuat Taman Buah. Mudah-mudahan bibit mangga yang kami berikan bermanfaat bagi masyarakat dan semoga Taman Buah ini menjadi potensi unggulan di Desa Randobawa Girang. Sehingga dapat memberikan kontribusi berupa keuntungan ekonomi bagi masyarakat," tuturnya.

Selanjutnya Wabup meminta, untuk mewujudkan desa pinunjul perlu adanya sinergitas antara pemangku kebijakan dan masyarakat. Untuk itu, sambungnya, pihak pemdes harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari perencanaan, pembangunan, dan pengelolaannya agar dapat berjalan dengan baik.

Sementara, Kades Randobawa Girang, Dudung Rifa'i menyampaikan terima kasih atas bantuan 500 bibit poho mangga tersebut. Selanjutnya, pihaknya bersama warga akan langsung menanamnya di lokasi yang sudah di siapkan. Selain akan menjadi unggulan desanya, program Taman Buah, dikatakan Dudung, juga dalam rangka mendukung program konservasi. Dan menurutnya, lokasi Leuweung Talun sebelumnya merupakan lahan yang tidak produktif.

"Kami akan langsung menanamnya di lokasi yang sudah disiapkan. Dan kedepan rencananya, tidak hanya satu jenis buah, melainkan berbagai jenis buah akan kami tanam di lokasi ini (red_Leuweung Talun) sehingga program kami menjadikan lahan ini sebagai Taman Buah bisa terwujud," singkatnya. (Bid/IKP/Diskominfo)