Buka Acara Mancing Di Bendungan Cipurut, Bupati Ingatkan Warga Agar Jangan Buang Sampah Sembarangan

Kategori: 

KUNINGAN - Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH membuka Acara Mancing di Bendungan Cipurut Desa Bojong, Kecamatan Cilimus dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Jumat (29/10/2021). Acara dibuka secara simbolis dengan melepaskan ikan ke bendungan Cipurut. Menurut keterangan panitia, ikan yang di tebar berjumlah 1,5 Kwintal dengan 90% jenis ikan Mas dan 10% nya ikan mujaer. Selain ikan yang di tebarkan, panitia memberikan juga ikan ikan kepada ibu ibu warga di sekitar bendungan untuk kebutuhan konsumsi di rumah. 

Dalam sambutannya Bupati Acep mengapresiasi masyarakat. Acep juga mengatakan Kegiatan memancing merupakan aktivitas turun-temurun yang bertujuan baik, selain itu kegiatan ini sebagai sarana menyalurkan hobi kepada masyarakat yang juga gemar melakukan olahraga penuh kesabaran tersebut.

“Kegiatan ini perlu diapresiasi. Memancing adalah satu kebiasaan turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat sudah ada dari jaman dulu , baik untuk rekreasi atau mencari nafkah. Oleh karenanya saya berpesan kepada semua yang hadir agar kita tetap menjaga kelestarian alam kita. Saya senang sekali alhamdulillah, komunitas mancing dimana pun sudah sepakat untuk menjaga lingkungan masing-masing menjaga lingkungan semuanya yang kita miliki. Terlebih lagi makna sumpah pemuda, kita sama-sama akan menjaga diri kita untuk mengangkat harkat, derajat, martabat kita sebagai bangsa Indonesia” Tutur Acep.

Bupati berharap kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk terus menjaga alam dan lingkungan sekitar, karena di dapati salah satu pemancing mendapatkan plastic bukan ikan di kail yang di tariknya.

“Saya tidak ingin melihat tadi yang mancing bukan dapat nilem tapi plastic, canda Bupati. Dengan pemandangan seperti ini ngerakeun (Malu-Maluin) dengan nada canda, Tukas Acep.

Bupati juga mengatakan kegiatan mancing di bendungan Cipurut ini bisa untuk menjadi wisata desa setempat, sehingga bisa lebih mendatangkan para penggiat hobi memancing dari Kabupaten/Kota lainnya.

“Disini bisa menjadi tempat wisata tapi sekali lagi lingkungannya harus terjaga. Terutama ini dari perilaku yang salah dengan membuang sampah sembarangan. Mari hari ini kita berkomitmen kepada diri kita, berkomitmen dihadapan Allah SWT, berjanji di depan aparat untuk kita sama-sama akan memelihara kebersihan dan pengelolaan lingkungan masing-masing” tegas Acep.

Selain itu di tegaskan Bupati untuk tidak membuang sampah sembarangan di manapun karena perihal seperti ini akan merugikan masyarakat setempat.

Saya mohon jangan membuang sampah sembarangan, biasanya di kali-kali seperti ini atau situ sering masyarakat membuang sampah. Dengan sampah ini kita berarti tidak menjaga lingkungan, tapi dengan memberlakukan sampah ditempat yang semestinya itu mengandung konsekuensi lingkungan yang sehat.  Dimana Akan memunculkan badan dan tubuh kita yang sehat, sehingga pikiran kita pun akan sehat. Jadi makna dari semua ini, mari kita sepakat untuk menjaga lingkungan agar lingkungan ini tetap terpelihara dengan baik. Jangan sampai suatu saat kita salah memperlakukannya, menjadi bahaya. Sekali lagi saya mengingatkan saja suatu saat bendungan ini kalau nanti subur setelah dipancing kita jual ikannya kita bersihkan bendungan ini” jelas Bupati. (Bid/Ikp/Diskominfo).

Share