Bupati Kuningan Buka Musyawarah Besar HMKI

Kategori: 

Kuningan,- Musyawarah Besar (MUBES) Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMKI) di buka oleh Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH.,MH yang di hadiri Kadisporapar Dr. H. Toto Toharuddin, M.Pd sebagai Alumni HMKI dan Jajaran Pengurus HMKI di Hotel Purnama Mulia, Sabtu (19/06/2021)

Pada sambutannya Bupati Kuningan menyambut baik dan menyampaikan penghargaan, atas diselenggarakannya Mubes HMKI sebagai satu langkah strategis organisasi menyiapkan agenda kegiatan penting yang akan ditempuh untuk tahun yang akan datang dan evaluasi pada tahun sekarang yang sedang di jalani, selain itu juga dalam rangka mempersiapkan estapet kepemimpinan organisasi sebagai upaya kaderisasi kepengurusan organisasi.

“HMKI harus bisa beradaptasi, tantangan bagi pemuda kedepan di dunia ini semakin berat, digitalisasi merupakan era baru yang harus kita dihadapi. saat ini dunia memasuki era digital disruption yang sering disebut oleh banyak orang sebagai era revolusi industri 4.0. pada gilirannya, perkembangan teknologi akan mempengaruhi tata kelola kehidupan manusia di berbagai level. secara substantif, inovasi teknologi telah memaksa kita untuk mau bertransformasi agar tidak tergusur oleh arus perubahan, karena tidak ada satu area pun yang tidak akan terkena dampaknya” tutur Acep.

Lanjut Bupati dalam sambutannya sumber daya manusia indonesia pada tahun 2020-2030 juga akan didominasi oleh kelompok usia produktif (usia 15-64 tahun), setara dengan 70% dari total jumlah penduduk, yang kita sebut sebagai bonus demografi. untuk memaksimalkan ini, generasi muda harus mampu menguasai hard skill maupun soft skill di bidangnya masing-masng, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan politik, sosial, dan ekonomi.

Pendidikan sebagai sebuah investasi masa depan, baik untuk individu, masyarakat, maupun Negara merupakan cikal bakal kunci sukses bagi pertumbuhan pada bidang pembangunan lainnya. hampir setiap Negara, khususnya negara maju meyakini bahwa pembangunan pada bidang pendidikan dengan manusia sebagai fokus intinya merupakan salah satu aspek penting dalam memajukan peradaban dan daya saing suatu bangsa. tidak ada negara di dunia ini yang mengalami kemajuan pesat dengan dukungan dari sumber daya manusia yang rendah kualitas pendidikannya.

Selain itu Bupati mengatakan bahwa HMKI harus menjaga nilai-nilai kebangsaan, wawasan Kebangsaan ini sangat penting bagi yang tergabung dalam HMKI dengan tujuan untuk menanamkan upaya pembinaan karakter dan jati diri bangsa agar mampu mengatasi berbagai permasalahan kebangsaan termasuk yang paling berat yaitu disintegrasi bangsa, mengutamakan semangat persatuan dan kesatuan di segala bidang, penyegaran jiwa dan semangat sumpah pemuda, aktualisasi wawasan kebangsaan adalah merupakan partisipasi bangsa secara nyata oleh setiap warga bangsa dan komponen bangsa serta memberi konstribusi dalam membangun bangsa, mengangkat harkat dan martabat bangsa di dunia. Oleh karenanya kita harus yakin bahwa bangsa Indonesia ini akan menjadi bangsa besar yang bisa merajai dunia, apabila kembali lagi ke Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 45 dan NKRI.

Dalam kesempatan yang sama Bupati memberikan motivasi kepada para Mahasiswa yang hadir, seiring dengan dunia masa kini yang tantangannya begitu luar biasa dan hal yang Dibutuhkan untuk menjadi orang yang suskes adalah harus memiliki Kejujuran, Jiwa Kepemimpinan, Memiliki Kemampuan adaptasi untuk bekerjasama, dan kerja keras dengan tetap kompak solid jangan sampai terpecah belah. Bupati berpesan agar para Mahasiswa jangan hanya terjebak dengan rutininas, yaitu antara kampus dan tempat tinggal saja/kosan, tetapi perlu untuk bersosialisasi dan berorganisasi. (Bid/Ikp/Diskominfo)

Share