Bupati Kuningan Hadiri Musprov PMI Jabar Ke XVII

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Provinsi (MUSPROV) PMI Jawa Barat ke- XVII di Grand Ballroom Hotel Preanger Bandung, yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dr. H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D, Sabtu (12/06/2021).
 
Hadir Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH, MH selaku Ketua PMI Kabupaten Kuningan didampingi H.Yayan Sofyan sebagai Wakil Ketua Bidang SDM dan Relawan PMI Kabupaten Kuningan. 
 
Peserta undangan kegiatan tersebut sebanyak 58 orang terdiri dari Ketua PMI Kab/Kota se-Jabar, PMI PUSAT, Dewan Kehormatan, Undangan dari Dinas/Instansi di Jabar dan Forum Relawan PMI (FOREL).
 
Musyawarah kerja PMI Provinsi Jawa Barat kali ini mengusung Tema Terwujudnya PMI Yang Profesional dan Berintegrasi Serta Bergerak Bersama Masyarakat.
 
Dalam Musyawarah Provinsi (MUSPROV) ini, Ketua PMI Provinsi Jawa Barat, Irjen Pol (Purn). Drs. H. Adang Rochjana, menyampaikan bahwa PMI Provinsi Jawa Barat memiliki data sekitar 1 (satu) Juta Relawan di Jawa Barat dan akan dikembangkan Kembali menjadi 10% dari penduduk Jawa Barat yaitu 5 (lima) Juta Relawan yang didorong melalui ekonomi kreatif yang akan menjadi hal yang positif bagi kesejahteraan Relawan di Jawa Barat dan mendukung Program Pemerintah.
 
Sementara, pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dr. H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D, menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik Musprov PMI Jawa Barat ke- XVII. 
 
Kang Emil berpesan bahwa kegiatan Musprov PMI Jawa Barat harus sesuai dengan sila ke-4 (empat) Pancasila yang benar-benar menjunjung tinggi nilai Musyawarah dan kekeluargaan.
 
Kang Emil pun menambahkan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi Program Pembentukan Relawan PMI di Jawa Barat dan berharap para Relawan dapat pro aktif dan diberdayakan dengan baik dalam kegiatan penanggulangan bencana dan kegiatan kemanusiaan lainnya.
 
"Dalam Mendukung ekonomi Kreatif, PMI Provinsi Jawa Barat perlu berkerjasama dengan perusahan-perusahaan yang bergerak dibidang website dan aplikasi e-commerce secara online dan melibatkan para Relawan didalamnya," ujar Kang Emil.
 
Lebih lanjut, Kang Emil mengutarakan, bahwa PMI harus bertransformasi mengikuti zaman karena dunia sudah berubah akibat pandemi covid-19.
 
Sebelum mengakhiri sambutannya, Kang Emil menyampaikan bahwa, dirinya ingin PMI harus Go Digital, contoh kecil ketika ada orang yang membutuhkan darah golongan tertentu di PMI, apabila sudah Go Digital darah apa, darah mana yang stok nya masih banyak dan habis bisa terdeteksi lebih awal melalui aplikasi dengan seperti itu bisa menghemat tenaga dan waktu.
 
"Ke depan PMI harus lebih baik lagi, bertransformasi mengikuti perubahan jaman akibat pandemi ini, PMI jangan sampai ketinggalan, Go Digital itu penting di era 4.0 ini dan harapan nya apa yang saya sampaikan di sini masukan ke dalam program kerja PMI" Pungkas Kang Emil. (BID/IKP/DISKOMINFO)
Share