Bupati Kuningan Lantik Pengurus Karang Taruna Bokor Winata Karya Se-Kecamatan Kuningan Periode Tahun 2021-2026

Kategori: 

Kuningan ,- Untuk mencapai pemberdayaan masyarakat serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pemerintah desa/kelurahan guna mewujudkan pembangunan masyarakat, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH. melantik sekaligus membuka bimbingan teknis pengurus Karang Taruna Bokor Winata Karya se-Kecamatan Kuningan Periode Tahun 2021-2026 di Gedung Serbaguna Kelurahan Cijoho, Rabu (28/4/2021).

Lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan merupakan wadah partisiasi masyarakat, sebagai mitra pemerintah desa/keseluruhan yang ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat desa.

Dalam menyikapi pandemi covid-19 yang berdampak besar pada kondisi perekonomian dan kehidupan masyarakat, Karang taruna yang memiliki sumber daya manusia (SDM) kelompok usia produktif, merupakan potensi besar bagi desa/kelurahan untuk menjadi penggerak pembangunan serta garda terdepan dalam upaya pencegahan pengendalian covid-19.

Camat Kuningan Didin Bachrudin mengucapkan selamat kepada pengurus karang taruna yang terpilih. "karang taruna merupakan salah satu organsasi yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial.” ujarnya.

Ia menambahkan, pengurus karang taruna dibarapkan dapat menyangkut aspek kesejahteraan sosial sesuai dengan karakteristik yang ada , sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang sesuai dengan visi kab kuningan MAJU (Makmur, Agamis, Pinunjul)  berbasis desa tahun 2023.

“Pelantikan karang taruna ini merupakan agenda besar karena Karang taruna adalah sebuah tempat untuk melakukan proses metamorfosis dan berkolaborasi dengan berbgai pihak. Dengan energi positif, saya harap seluruh jajaran dapat memberikan kemampuan dan potensinya untuk menyukseskan program pemerintah” ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Kuningan terpilih, Andy.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kuningan, Dr. Elon Carlan SS.Pd., M.MPD. menyampaikan, karang taruna yang bertugas membantu kepala desa/lurah dalam menanggulangi masalah kesejahteraan sosial dan pengembangan generasi muda di wilayah kerjanya dapat menjadi organisasi yang melayani dan memotivasi.

"Hari ini kita tunjukan bahwa karang taruna bisa menjadi peran yang sangat penting dalam membangun bangsa, dengan memberikan program program yang membangun. Mari kita bergandeng tangan bahwa maju kita berawal dari diri kita sendiri." Ujar Elon.

Dalam upaya mengurangi dampak covid-19 khususnya dalam pembangunan desa, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan prioritas penggunaan dana desa untuk program percepatan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kuningan dalam sambutannya.

"Program SDGs atau pembangunan berkelanjutan desa adalah upaya terpadu mewujudkan desa yang tanggap dalam upaya percepatan tujuan pembangunan berkelanjutan." Ujar Bupati.

Dalam prosesnya, lanjut Bupati, penetapan penggunaan dana desa untuk mencapai SDGs harus dibahas dan disepakati melalui musyawarah desa yang melibatkan lembaga kemasyarakatan termasuk karang taruna.

Selanjutnya, Bupati Kuningan menyampaikan bahwa pemerintah daerah pun mengoperasikan fasilitas karang taruna yang bertujuan untuk meningkatkan desa dan pemerintah daerah.

“Saya akui karang taruna sekarang sangat hebat karena bisa menyesuaikan kondisi, seperti menyesuaikan penggunaan teknologi. Saya yakin dan percaya bahwa karang taruna sudah bisa mencapai kondisi tersebut,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan untuk tidak melupakan nilai-nilai Pancasila. Ia mengajak kepada karang taruna untuk menanamkan nilai nilai tradisi dan kebersamaan sehingga kepengurusan karang taruna akan menjadi organisator, mediator, dinamisator yang merupakan penyeimbang, serta stabilitator apabila hal-hal yang tidak di inginkan.

“Karang taruna ini boleh dikatakan pengayom dari semua generasi, namun kita harus berhhati hati agar kita tidak terseret dengan budaya yang tanpa alih dan tanpa dasar sehingga dapat mengakibatkan hal hal yang tidak di inginkan.” Pungkas Bupati Kuningan. (BID/KP/DISKOMINFO).

Share