Bupati Kuningan Silaturahmi dengan Para Akademisi Sekolah Tinggi dan Universitas di Kabupaten Kuningan

Kategori: 
Bupati Kuningan Laksanakan Kegiatan Silaturahmi dengan Akademisi Sekolah Tinggi dan Universitas di Kabupaten Kuningan

Kuningan ,- Dalam rangka menjalin tali silaturahmi dan terciptanya harmonisasi antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dengan Akademisi di Kabupaten Kuningan, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH. melaksanakan kegiatan Silaturahmi dengan Akademisi Sekolah Tinggi dan Universitas di Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Kuningan, Jumat (18/12/2020) dengan nuansa santai dan hangat, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

Silaturahmi Bupati Kuningan dengan Akademisi Sekolah Tinggi dan Universitas di Kabupaten Kuningan merupakan sebuah langkah perwujudan Visi dan Misi Kabupaten Kuningan MAJU (Mandiri, Agamis dan Pinunjul) berbasis desa yang diharapkan menjadi langkah bagik bagi kesuksesan pembangunan di Kabupaten Kuningan khususnya bidang Pendidikan.

Melalui kolaborasi, pertemuan silaturahmi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dengan Akademisi diharapkan dapat terus berjalan, karena setiap kontribusi yang dilakukan baik oleh pemerintah ataupun akademisi merupakan salah satu bentuk evaluasi, perencanaan, dan pelaksanaan program-program yang ada di Kabupaten Kuningan.

Saat ini Kabupaten Kuningan meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). WTP bisa didapatkan oleh instansi setelah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Opini ini berarti laporan keuangan (financial statement) yang disusun sudah sesuai dengan pedoman atau standar akuntansi keuangan yang berlaku di negara dimana entitas berada.

“Dari 508 Kabupaten/Kota, Kabupaten Kuningan menjadi yang ke-6 WTP dari jumlah 12 kategori kabupaten/kota baik dengan performa dan nilai di atas 80%. Saya harap selalu konsisten sehingga dapat dipertahankan” ujar Bupati Kuningan.

Menurut Bupati Kuningan, meski berbagai halangan dan rintangan menghadang, Kabupaten Kuningan sampai saat ini masih bisa melaksanakan pembangunan infrastruktur meski dengan keterbatasan.

“tahun 2020 saya optimis untuk membangun infrastruktur yang akan menumbuhkan sektor-sektor di segala bidang termasuk sosial dan ekonomi. Alhamdulillah, ditengah pandemi covid-19, dengan segala kebijakan Kuningan masih bisa bertahan.” Imbuhnya.

Bupati menambahkan, di tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Kuningan telah membuat program yang efektif, efesien, ekonomis, daya guna dan tepat sasaran dengan mengambil hitungan minimalis termasuk di bidang pemberdayaan, salahsatunya membentuk dan melantik Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK).

Pembentukan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) tingkat kecamatan merupakan upaya percepatan penanggulangan kemiskinan seperti yang telah diamanatkan dalam peraturan Presiden RI Nomor 15 Tahun 2010.

“persoalan peningkatan angka kemiskinan bermula dari banyaknya masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan bahkan kehilangan pekerjaan. Dengan naiknya angka kemiskinan akibat pandemi covid-19, kita harus terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi guna merumuskan kebijakan strategi penanganan dampak pandemi." Jelas Bupati Kuningan.

Terakhir, Bupati menyampaikan pemerintah Kabupaten Kuningan telah menerapkan beberapa jenis kebijakan. Selain itu, segala jenis bantuan sosial telah disalurkan secara baik dan benar. Bupati berpesan agar selalu mengontrol segala program yang ada.

Melalui forum ini, Bupati sangat senang bisa bertemu para akademisi untuk berbagi ide dan gagasan dalam pengembangan Kuningan kedepannya, Bupati berharap, para Akademisi memiliki masukan untuk memecahkan permasalahan yang ada di kabupaten kuningan.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Kepala Bappeda Ir. Usep Sumirat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kuningan Dr. Deni Hamdani, M.Si., perwakilan dari Universitas Kuningan, STIS Khusnul Khotimah, STIKes Muhammadiyah, Universitas Islam Al-Ihya Kuningan dan STKIP Muhammadiyah Kuningan. (BID/IKP/DISKOMINFO)

 

Share