Diskominfo Kabupaten Kuningan Mengadakan Pelatihan Open Source Software

Kategori: 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, M.Si, secara resmi membuka Pelatihan Open Source Software Menuju Indonesia Go Open Source Tahun 2012 bertempat di Wisma Permata Kuningan pada hari Selasa (27/11), dengan instruktur dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta dari unsur Komunitas IT. Hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Bidang Pengembangan Sistem Informasi Diskominfo Kabupaten Kuningan, Dra. Wetty Sri Sulistiani, Kasi MSI, Kasi PDE serta pegawai Diskominfo.

Dalam sambutannya Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, M.Si, menyatakan bahwa dengan adanya program IGOS ini, banyak manfaat yang didapat khususnya bagi pengguna antara lain memberikan alternatif pilihan perangkat lunak desktop maupun laptop yang legal, murah dan mudah didapat. Meningkatkan pengetahuan tentang teknologi informasi dan akses informasi serta meningkatkan kreativitas dalam pengembangan dan memanfaatkan informasi teknologi. “ Dan yang tak kalah penting adalah manfaat IGOS bagi pemerintah salah satunya adalah memperkecil biaya pembelian software, mengemat devisa dalam pengadaan software, menumbuhkan industri software dalam negeri, memberikan peluang untuk pengembangan, mengurangi masalah pelanggaran HaKI ( Hak atas Kekayaan Intelektual) serta meningkatkan keterbukaan dan faktor keamanan sistem,” tegas Kepala Diskominfo.
Indonesia Go Open Source (IGOS) adalah sebuah semangat gerakan untuk meningkatkan penggunaan dan pengembangan perangkat lunak sumber terbuka di Indonesia. IGOS dideklarasikan pada 30 Juni 2004 oleh 5 kementerian yaitu Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Departemen Komunikasi dan Informatika, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Departemen Pendidikan Nasional.
Kepala Bidang Pengembangan Sistem Informasi Diskominfo Kabupaten Kuningan, Dra. Wetty Sri Sulistiani melalui Kasi Manajemen Sistem Informasi, Kusumo Daryo, S.Sos mengatakan bahwa ada tiga alasan diadakannya pelatihan ini yaitu OSS merupakan salah satu isue global tentang Information Communication and Technology, berlakunya undang-undang Hak Kekayaan Intelektual dimana diperlukan suatu tindakan nyata pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi meningkatnya penggunaan perangkat lunak yang tidak legal, adanya kesenjangan teknologi informasi antara negara berkembang dengan negara maju serta antar daerah dimana OSS merupakan salah satu solusi.
Maksud pelatihan ini adalah mensosialisasikan serta me-refresh kembali Open Source Software yang pernah diberikan tahun lalu, sedangkan tujuannya mempercepat program e-goverment di Kabupaten Kuningan melalui pemanfaatan open source serta penghematan anggaran dalam pangadaan lisensi. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh para operator SKPD, Bagian pada Setda serta Kecamatan yang terdiri dari 90 orang yang dibagi dalam 3 hari sedangkan sumber biaya berasal dari APBD Kabupaten. ( Sumber : PDE Diskominfo Kabupaten Kuningan ).

Share