Doa Bersama Sebelum Pembongkaran Dan Pembangunan Area Waduk Darma Project Revitalisasi Tahap Dua

Kategori: 

Kuningan,- Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH ikuti kegiatan Doa Bersama di Obyek Wisata Waduk Darma Kuningan dalam rangka memulai proses revitalisasi untuk tahap kedua di area dalam waduk darma.

Kegiatan tersebut diikuti pula oleh Camat Darma, para Kepala Desa Kecamatan Darma, warga setempat dan para pelaku usaha yang berada di lokasi sekitar area Waduk Darma.

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini sedang memulai proses revitalisasi untuk tahap kedua di Waduk Darma Kabupaten Kuningan.

Tahap revitalisasi lanjutan ini, akan menyasar beberapa titik seperti area permainan anak-anak hingga warung milik pedagang di kawasan wisata. Sehingga para pedagang terpaksa akan direlokasi sementara waktu hingga proyek revitalisasi selesai

Bupati mengucapkan, terima kasih dan penghargaan yang setulus tulusnya, ini semua muara dari bapak Gubernur Jabar Kang Emil, untuk revitalisasi waduk darma yang menjadi kebanggaan warga kuningan sekaligus unggulan masyarakat Jawa Barat.

“Dengan doa bersama ini sebagai pemandu kita dalam proses pelaksanaan revitalisasi ini agar berjalan dengan lancar dan aman. Kepada Kepala Desa sekitar dan warga semua insya Allah manfaat Waduk Darma ini akan terasa manfaatnya untuk semua warga Kuningan,” harapnya.

Pihaknya juga berpesan, kepada bapak dan ibu pelaku usaha yang di sekitar Waduk Darma ini untuk bersabar untuk menatap masa depan yang lebih besar lagi kedepan dari program revitalisasi ini menuju kuningan maju,

“Mari kita Bersama-sama mendukung program revitalisasi Waduk Darma tahap dua ini, sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat dengan menyongsong wisatawan-wisatawan, untuk para pelaku usaha yang berada di area Waduk Darma akan kami tata kembali lokasi para pelaku usaha yang ada di area waduk darma ini setelah nanti selesai,” tuturnya.

Lanjut Bupati, untuk kualitas pekerjaan harus pas, sama, baik dan memiliki nilai manfaat yang selama-lamanya.

“Walau kebijakannya dari Provinsi Jabar tapi kita adalah sebagai penerima manfaat,  silahkan saling mengingatkan agar pembangunan berkualitas baik. Saya tidak ingin umur bangunan hanya sebentar, tetapi ingin seperti jaman Belanda, harus berkualitas dan saya akan mengontrol projek ini. Hayu kita kerjasamakan dengan satu niatan yang ikhlas, ini semuanya demi kebaikan kita semua, diawali dengan syukuran ke Allah, mudah-mudahan program revitalisasi Waduk Darma tahap  dua ini diberi kelancaran dan keselamatan dalam proses pembangunan sehingga dapat bermanfaat untuk semuanya,” ujar Acep.

Sementara, Kepala Desa Jagara menyampaikan bahwa, kegiatan doa bersama ini adalah dalam rangka revitalisasi tahap dua Waduk Darma.
 
“Kami atas nama pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan jajaran pelaksana proyek ini bisa terlaksana tanpa ekses, karena do’a bersama ini merupakan kebiasaan warga di sini, untuk meminta keselamatan, kesehatan dan mendoakan para leluhur. Semoga kepada para pelaku usaha yang ada di area Waduk Darma setelah pembangunan ini selesai, kedepan bisa lebih berkembang usahanya,” tuturnya

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan dari  Dinas SDA (Dinas Sumber Daya Air), berharap pembangunan ini diberikan kelancaran dan cuaca yang bagus.

“Semoga setelah beres pembangunan manfaatnya dapat terasa oleh semuanya, untuk lebih bermanfaat dan Waduk Darma ini lebih berkembang lagi ke depan dan pengelolaannya seperti memelihara bangunan yang sudah jadi tersebut diurus agar bisa awet dan panjang manfaat nya ke depan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini juga Kepala Dinas PUTR Kuningan, Ridwan Setiawan mengutarakan,  bahwa untuk pengerjaan revitalisasi ini rencananya akan berlangsung selama 110 hari kerja, atau sekitar 3 bulan. Sehingga ditargetkan pada akhir Desember 2021 bisa selesai.

Dia menyebutkan, anggaran yang dipersiapkan dalam revitalisasi tahap kedua mencapai Rp 28 miliar dari Pemprov Jabar. Beberapa sasaran proyek revitalisasi yakni pembangunan masjid, gedung serbaguna, kantor pengelola dan area pedagang.

“Jadi untuk para pedagang, kami sudah rencanakan sementara relokasi dulu di kawasan sebelah Polsek Darma,” tukasnya.

Pihaknya berharap, pada awal tahun 2022 kawasan wisata Waduk Darma bisa beroperasi normal kembali. Karena itu, butuh dukungan dan kerjasama dari semua pihak khususnya pedagang dan warga di kawasan Waduk Darma Kuningan.

“Kami juga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti BBWS Cimanuk Cisanggarung, Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, Disporapar termasuk PDAU dan para pedagang di kawasan objek wisata Waduk Darma. Alhamdulillah sampai saat ini semua pihak, terutama warga yang terdampak proyek revitalisasi seperti pedagang dan pelaku usaha di Waduk Darma sudah bisa memahami dan merelakan usahanya dipindah sementara ke lokasi yang sudah disediakan,” ungkapnya.

Kalaupun masih ada beberapa kendala yang bersifat teknis dan kecil, Ia menyebut, hal itu dapat dibicarakan melalui musyawarah mufakat.

“Insya Allah semuanya mendukung, semoga pelaksanaan proyek bisa berjalan sesuai waktu yang direncanakan. Sehingga kedepan objek wisata Waduk Darma menjadi lebih representatif sesuai harapan Pak Gubernur menjadi kawasan wisata bertaraf internasional,” pungkasnya. (BID/IKP/DISKOMINFO)

Share