Isra Mi'raj Wahana Introspeksi Diri dan Pencerahan Jiwa

Kategori: 

Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda mengatakan, Isra Mi’raj 1433 H merupakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang hendaknya dilaksanakan secara sungguh-sungguh sebagai wahana introspeksi diri dan untuk pencerahan jiwa melalui internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai keagamaan. ” Upaya peringatan ini ditujukan guna meningkatkan kualitas iman dan taqwa, terutama dengan meneladani Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan utama (Uswatun Hasanah) umat manusia, sehingga kita dapat menata kehidupan yang lebih baik, secara duniawi (material) maupun ukhrowi (spiritual), khususnya dalam rangka mewujudkan keberhasilan pembangunan,” ujarnya dihadapan ratusan jamaah masjid Syiarul Islam, Rabu (13/6).

Kegiatan Isra Mi’raj tersebut merupakan hasil kerjasama Dewan Keluarga Masjid (DKM) Syi’arul Islam dengan Pemda Kuningan dan juga menghadirkan mubaligh K.H. Mustofa Aqil Siradj (Sesepuh Pondok Pesantren Al-Ghadir Kempek Cirebon), ikut menghadiri Dandim 0615, Letkol Kav. Sugeng Waskito Aji, Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri, Refli, SH, serta ratusan jemaah lainnya.
Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj diharapkan dapat memberikan hikmah yang sebesar-besarnya guna memperkuat kebersamaan yang dilandasi oleh semangat ukhuwah (persaudaraan), baik ukhuwah islamiyah, maupun ukhuwah wathoniyah (atas dasar kesamaan tanah air) dan ukhuwah bashariyah (atas dasar kebangsaan) diantara sesama umat.
Bupati Aang berharap kegiatan peringatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk terus dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan ummat. “ Peringatakan Isra Mi’raj tak harus besar, namun yang terpenting khidmat serta bagaimana kita memaknai peringatan Isra Mi’raj tersebut,” pungkasnya. ( Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan ).

Share