Kuningan Peringati HUT ke-44 Korpri

Peringati HUT ke-44 Korpri

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-44 Korpri Tahun 2015 Kabupaten Kuningan dilaksanakan Pada Senin (30/11/2015) di Halaman Setda Kabupaten Kuningan dengan Inspektur Upacara Bupati Kuningan, Hj. Utje Ch Suganda. Hadir pula Wakil Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, Sekda, H. Yosep Setiawan, Para Kepala SKPD serta perwakilan anggota Korpri dari berbagai SKPD dan kecamatan di Kabupaten Kuningan.
 

Yayat Sudrajatk S.E, selaku Sekretaris Korpri Kabupaten Kuningan dalam laporannya melaporkan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh DPW Korpri Kabupaten Kuningan adalah pengobatan gratis berupa pelayanan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, yang telah dilaksanakan didua daerah perbatasan yaitu tanggal 18 Agustus 2015, di Desa Sumberjaya Kecamatan Ciwaru, dengan masyarakat yang dilayani untuk pengobatan kesehatan umum sebanyak 1000 orang, pengobatan gigi gratis 300 orang. Tanggal 19 Agustus 2015, Desa Jabranti Kecamatan Karangkancana, dengan masyarakat yang berhasil dilayani yaitu pengobatan kesehatan umum sebanyak 500 orang, pengobatan gigi gratis 150 orang.
 

“ Selain itu juga dilaksanakan operasi katarak gratis yang telah dilaksanaka pada tanggal 24 November 2015 dengan pesertan sebanyak 150 orang, dan setelah dilaksanakan pemeriksaan kesehaan yang dapat dilakukan operasi sebanyak 60 orang. Tanggal 27 November 2015 juga dilaksanakan acara Korpri Family Gathering yang ditujukan untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan serta keakraban antar pengurus Korpri dari unit SKPD dan kecamatan dengan peserta yang hadir 150 orang,” kata Sekretaris Korpri.
 

Dalam amanatnya Presiden RI yang dibacakan oleh Bupati Kuningan, meminta para anggota KorprI untuk memperhatikan lima hal yaitu Pertama, lakukan percepatan reformasi birokrasi disemua tingkatan. Lakukan reformasi birokrasi tanpa basa-basi, cari terobosan serta cara-cara baru dengan menghindari business as usual. Berbagai upaya perbaikan harus terus dilakukan dari hulu sampai hilir, baik pada area perubahan mental aparatur, kelembagaan, ketatalaksanaan, SDM aparatur, akuntabilitas, pengawasan, peraturan perundang-undangan, maupun area perubahan pelayanan publik. Rakyat ingin segera melihat terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang efektif dan efisien, birokrasi yang melayani bukan dilayani, serta birokrasi yang memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Kedua, bangun mentalitas baru yang positif, yang berintegritas, yang memiliki etos kerja, dan yang berjiwa gotong royong. Bongkar pola pikir dan mentalitas-mentalitas lama yang negatif. Jadikan revolusi mental sebagai gerakan bersama seluruh anggota KORPRI, bukan sebatas program atau proyek yang digerakkan oleh anggaran. Dengan Integritas, kita kembalikan jatidiri Korpri sebagai abdi negara yang terpercaya. Dengan Etos Kerja, kita tegaskan kembali Korpri sebagai abdi masyarakat dan pelayan rakyat yang tangguh. Serta dengan Gotong Royong, kita tegakkan kembali eksistensi Korpri sebagai motor penggerak pembangunan nasional. Ketiga, persiapkan diri menuju birokrasi yang dinamis, inovatif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Pangkas semua kerumitan birokrasi serta pastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dengan kualitas tinggi dan waktu yang cepat. Birokrasi harus adaptif dan inovatif dengan tantangan-tantangan baru. Pelayanan publik harus bisa dilakukan dengan lebih efisien dan kompetitif. Untuk itu, saya meminta agar mekanisme kerja birokrasi juga harus berubah ke arah sistem pemerintahan elektronik atau E-Government, mulai dari budgeting, procurement, audit, catalog, purchasing, cash flow management system dan banyak lagi yang lain.
 

Banyak pekerjaan dalam birokrasi yang bisa dilakukan jauh lebih efisien dengan menggunakan teknologi informasi. Dengan cara itu, pemberian informasi dan pelayanan pada warga bisa dilakukan dengan lebih cepat. Keempat, jaga netralitas anggota Korpri dalam pesta demokrasi, khususnya Pemilu Kepala Daerah yang akan digelar akhir tahun ini. Saya mengharapkan Saudara-saudara benar-benar menjaga netralitas serta tidak menggunakan fasilitas pemerintah untuk kepentingan kampanye Pemilukada tersebut. Anggota Korpri harus fokus pada tugas dan fungsinya, sehingga dapat memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat tanpa ada diskriminasi kepada siapapun juga. Kelima, semua aparatur birokrasi harus menjadi motor penggerak produktivitas nasional dan daya saing bangsa. Kita telah memasuki era baru, era persaingan yang bukan lagi antar daerah, antar kota ataupun antar provinsi, tetapi sudah memasuki persaingan antar negara. Presiden Republik Indonesia  mengharapkan dukungan penuh dari jajaran anggota Korpri untuk mengakselerasi peningkatan daya saing bangsa. “Kita harus yakin bahwa bangsa kita pasti mampu berkompetisi diera kompetisi regional dan global. Untuk itu, pada kesempatan ini saya mengajak Saudara-saudara sekalian untuk terus meningkatkan kinerja, mendorong efisiensi, memperkuat sinergi, agar pelayanan publik semakin baik serta daya saing bangsa kita pun semakin tinggi. Pada gilirannya semua akan berujung pada peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia, serta penguatan posisi Indonesia di pentas dunia”.
 

Dalam upacara tersebut juga diserahkan bonus kepada para atlet Kabupaten Kuningan yang meraih mendali pada PORSENITAS dan PORDA. ( Sumber : YHNS, Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan ).

Peringati HUT ke-44 Korpri
Peringati HUT ke-44 Korpri
Share