Musim Penghujan Warga Kuningan Diminta Waspada DBD

Kategori: 

Memasuki musim hujan, wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai marak di sejumlah daerah di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Kuningan. Meski jumlah kasus DBD di Kabupaten Kuningan kecil, warga diharuskan tetap waspada.

 

Bedasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, pada Januari 2016 tercatat ada sekitar 135 kasus DBD dengan 6 diantaranya meninggal, Sedangkan untuk bulan februari tercatat 10 kasus DBD. Jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan Tahun sebelumnya.

 

"Memang di berbagai daerah terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD. Kalau di Kabupaten Kuningan belum sampai dan semoga saja tidak. Baru bisa dikatakan KLB jika kasusnya mencapai tiga kali lipat dari angka sebelumnya,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Kuningan H.Raji K Sarji, SE, M.M.Kes Senin (15/2/2016).

 

Menurut H.Raji, DBD merupakan salah satu penyakit yang pasti muncul dikala pergantian musim seperti saat ini. Musim penghujan yang masih kerap kali berganti dengan sinar matahari yang bersinar terik, menyebabkan banyak air bekas hujan yang tertampung di wadah-wadah penampungan yang dijadikan tempat nyamuk bertelur.

 

“Jika musim hujannya total. Dalam artian, setiap hari turun hujan deras, maka penyakit DBD justru relatif jarang terjadi. Tetapi jika hujan turun masih berselang seling dengan kemarau, justru ini yang harus diwaspadai dimana DBD biasanya marak terjadi pada musim seperti ini,” katanya.

 

Guna mencegah penyebaran DBD, Dinkes dibantu oleh berbagai pihak dalam menggiatkan sosialisasi peningkatan pemeriksaan jentik secara berkala. Selain memberikan Surat Edaran keseluruh Kecamatan, Desa dan UPTD Puskesmas, Dinkes juga melakukan pemberian abate, dan melakukan fogging di sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Kuningan.

“untuk mencegah DBD, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan agar tetap waspada terhadap DBD dengan melalkukan 3M, Menguras, Mengubur dan Menutup tempat-tenpat penampungan air yang biasa dijadikan sarang nyamuk penyebab DBD, selanjutnya masyarakat juga diharapkan untuk selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” pungkas H.Sarji. (MC Kuningan/Yudi)

 
Share