Operasi Ramadniya, Diharapkan Minimalkan Masalah

Kategori: 

Kabupaten Kuningan merupakan daerah dengan warga perantau cukup besar, sehingga ketika memasuki arus mudik lebaran volume kendaraan selalu meningkat tajam yang berpotensi menimbulkan permasalahan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bupati Kuningan H.Acep Purnama pada  Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Aula Jananuraga Polres Kuningan, Kamis (17/6/2016) menekankan kesiap-siagaan dan antisipasi arus mudik lebaran tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya agar semua masalah yang timbul dapat diminamilisir.

Selanjutnya Acep mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung secara maksimal pelaksanaan Operasi Ramadniya 2016 demi terciptanya wilayah Kabupaten Kuningan yang kondusif termasuk menginstruksikan agar seluruh Pusksesmas buka 24 jam sejak H – 10 hingga H + 10 Lebaran.

“Saya sudah intruksikan kepada instansi terkait untuk berperan aktif dalam kesuksesan operasi ini (red. Ramadniya), salah satunya adalah pengoperasian seluruh Puskesmas selama 24 jam sejak H – 10 hingga H + 10 lebaran,” kata Acep

Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP M.Syahduddi menjelaskan, bahwa Operasi Cipta Kondisi pada lebaran tahun ini diberi nama Operasi Ramadniya 2016, yang mana pada tahun  - tahun sebelumnya bernama Operasi Ketupat.

Operasi Ramadniya yang akan digelar pada 30 Juni hingga 15 Juli mendatang, disebutkan Syahduddi melibatkan berbagai unsur diantaranya Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran dan sejumlah lembaga atau instansi terkait lainnya yang akan ditempatkan di pos–pos yang akan disiapkan oleh Polres Kuningan. Karena selain pengamanan jalur, menurut Kapolres, dalam operasi Ramadniya juga dilakukan antisipasi potensi dan kerawanan Kamtibmas yang mungkin terjadi saat musim mudik, seperti tawuran, penimbunan sembako hingga antisipasi bencana dan pengamanan malam takbiran.

Masih kata Syahduddi, Selama pelaksanaan Operasi Ramadniya terdapat empat Pos pengamanan, yaitu Posko Utama, Pos Pam, Pos Pelayanan dan Pos Pantau. Posko Utama berada di Mapolres Kuningan, Posyan berada di Taman Cirendang dan Depan Obyek Linggarjati, kemudian Pos Pam berada di Cilimus, Simpang tiga bojong, Depan pasar kramatmulya, Tamkot, Waduk Darma, dan pasar Ciawigebang, sedangkan pos pantau berada di Cikeusal dan Cibingbin.

“Pos–pos tersebut selain untuk penempatan personil, juga untuk pengamanan jalur selama arus mudik dan balik, sekaligus bisa digunakan para pemudik untuk beristirahat sekaligus mencari informasi arus lalu lintas,” kata Syahduddi.

Selanjutnya Kapolres Kuningan menjelaskan, jumlah personil yang dilibatkan dalam Operasi Ramadniya sekitar 854 personil, dimana setengahnya merupakan personil dari Polres Kuningan. sementara sisanya dari Dinas, Instansi maupun lembaga lainnya yang terlibat dalam operasi tersebut. ( Sumber : MC Kuningan / Yudi Suprayudi )

Share