Peresmian Majelis Qur’an Baitussalam, Bupati : Pentingnya Generasi Qurani

Kategori: 
KUNINGAN,- Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH.,MH menghadiri undangan Kegiatan Peresmian Majelis Qur’an Baitussalam serta Tasyakuran di Desa Citiusari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Senin Malam (09/05/2022).
 
Bupati Kuningan H. Acep menyatakan, apresiasi dan menyambut gembira atas seringnya dilaksanakan syiar Islam. Bahkan bupati, mengharapkan melalui momentum diresmikannya Majelis Qur’an Baitussalam dapat membawa kesucian hati dan saling introspeksi menuju masyarakat Qur'ani berakhlak mulia sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW yang berakhlak Al-Qur’an.
 
Kepada masyarakat, Bupati Acep mengharapkan untuk meningkatkan membaca dan mempelajari Al-Qur’an agar tercipta generasi qurani. Alquran sebagai kitab suci umat Islam merupakan pedoman yang bukan hanya harus dibaca dan dipahami, melainkan juga sebisa mungkin diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sedemikian esensialnya Alquran sebagai pedoman hidup, membangun generasi Qurani pun menjadi penting untuk menyongsong hari-hari yang lebih baik pada masa depan.
 
Ia mengatakan, sebagai umat Islam jangan sampai tidak bisa membaca dan mengenal Al-Qur’an karena Al-Quran nantinya dapat memberi pertolongan dan syafaat. Bahkan bagi mereka yang senantiasa mengamalkan akan menaikan derajatnya di sisi Allah SWT. Karenanya sebagai kaum muslimin jangan sampai tidak mengenal Al-Quran.
 
Selain itu, Ujar Bupati Acep, majelis seperti ini sangat penting dalam rangka meningkatkan persaudaraan dalam Islam (Ukhuwah Islamiyah) serta berbagi informasi yang positif.
 
Bupati Acep juga menyampaikan bahwa melalui majelis ini, para alim ulama bisa menyampaikan informasi kepada kaum muda untuk menjauhi miras, narkoba dan penggunaan media sosial. Seperti diketahui, Indonesia darurat narkoba. Pengguna barang haram ini bukan saja kalangan tua namun juga anak-anak dan berbagai profesi mulai dari pejabat, artis serta masyarakat biasa. Hal ini tentunya diperlukan komitmen bersama untuk memerangi peredaran dan bahaya narkoba. Sementara itu terkait penggunaan media sosial termasuk berita hoax, harus disikapi dengan bijak. Kalangan muda harus menggunakan media sosial dengan santun.  
 
Untuk itu, Bupati mengharapkan para orang tua, para pengasuh pondok pesantren, majelis guru dan seluruh masyarakat serta pemerintah dari seluruh tingkatan, bersama-sama mendorong dan memotivasi agar anak-anak dan generasi muda belajar Al-quran.
 
Selanjutnya, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah harus hadir untuk membentengi seluruh generasi masa depan Kabupaten Kuningan dengan nilai-nilai religius sebagaimana yang menjadi salah satu poin dalam visi “Kuningan Maju” yakni “Agamis”.
 
"Kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan yang sejalan dengan visi Kabupaten Kuningan yakni “Kuningan Maju “ (Makmur, Agamis, dan Pinunjul Berbasis Desa). Kita fokus untuk membangun generasi yang religius dengan kegiatan-kegiatan keagamaan sebagai sarana untuk membentengi anak-anak dan generasi kita dari pengaruh-pengaruh negatif perkembangan teknologi dan informasi saat ini," tuturnya. (Bid IKP/ Diskominfo)
Share