Pesan Bupati Saat Hadiri Maulid Nabi Muhammad Saw Di Mesjid Jami Nurul Huda

Kategori: 

KUNINGAN, Bertempat di Masjid Nurul Huda Desa Lebakwangi, Kecamatan Lebakwangi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran Renovasi Masjid Jami Nurul Huda  diselenggarakan. Acara ini dihadiri oleh warga setempat, dan dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH.,MH, Sabtu (16/10/2021).

Bupati juga Berharap dengan Renovasi Masjid Jami Nurul Huda tersebut bisa  dimanfaatkan tidak hanya untuk ibadah shalat saja, tetapi juga bisa digunakan untuk membina dan mendidik anak-anak generasi muda dalam pendalaman agama.

“Mari kita bersama sama memakmurkan masjid. Jadikan selalu khasanah untuk tolabul ilmi juga mengkaji ilmu-ilmu agama sehingga akan tercipta harmonisasi antara Habluminallah dan Hablumminannas,” pesan Bupati.

Lanjut Bupati dalam sambutannya, Ada tiga tujuan besar mengapa umat islam, termasuk umat islam di indonesia diharapkan selalu memperingati maulid nabi. Pertama, kita bersyukur kepada Allah, karena Allah SWT telah mengutus Muhammad junjungan kita untuk menyebarkan islam sebagai rahmat bagi semesta alam. Kedua, kita berterima kasih kepada Nabi Muhammad SAW, karena beliau telah mengajarkan islam, beliau telah membimbing umat, membimbing kita semua, dan bahkan beliau tercatat abadi dalam sejarah di dunia, telah memimpin perubahan maha besar, yang sering kita sebut dengan transformasi, mengubah suatu bangsa, peradaban bangsa, yang dari zaman kegelapan menjadi zaman yang dipenuhi dengan cahaya iman. Dan yang ketiga, yang juga sangat penting adalah kita sebagai umat islam diharapkan bisa mencontoh dan meneladani Nabi Muhammad SAW. kita meneladani beliau baik dalam kapasitasnya sebagai pribadi, sebagai pemimpin yang agung, dan tentunya banyak yang patut kita contoh dalam kapasitas beliau sebagai rasulullah.

Pada kesempatan ini, Bupati Kuningan menyampaikan terima kasih serta penghargaan kepada jajaran panitia penyelenggara, yang diprakarsai oleh DKM Nurul Huda, yang telah mampu melaksanakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, ini merupakan tradisi positif yang harus tetap dilaksanakan, karena kita mengagungkan, memuliakan sambil berterima kasih kepada Muhammad junjungan SAW. pada pelaksanaannya diisi dengan rangkaian kegiatan positif seperti tablig akbar dan yang lainnya, dengan penyelenggaraan ini tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Habib Muhammad Rifky Alaydrus , yang telah mengisi tausiyah pada acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Nurul Huda ini. semoga melalui tausiyah yang disampaikan dapat menambah pengetahuan dan wawasan sehingga dapat meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan.

Makna yang paling mendasar dari peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, adalah untuk mengevaluasi sejauh mana uswatun hasanah yang melekat pada diri rasulullah saw dapat kita teladani dan kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. sungguh merupakan kerugian, apabila acara seperti ini tidak mampu merubah perilaku kita ke arah yang lebih baik dari sebelumnya, baik berbahagia dalam tataran ibadah secara vertikal maupun horizontal melalui peningkatan iman dan taqwa serta semakin tingginya kesalehan sosial ujar Bupati.

“Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum peringatan maulid nabi ini, untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada allah swt, dengan lebih mendekatkan diri kepada sang khalik seraya tetap berupaya dan bersabar dalam menghadapi segala ujian dan cobaan. serta mendoakan Kabupaten Kuningan agar menjadi daerah yang selalu dilindungi dan diberkahi oleh Allah SWT serta Rasulullah SAW” ucap Acep.

Peringatan kelahiran Rasulullah SAW ini dapat mengungkapkan kembali bagaimana dari kehidupan rasulullah saw dan jihad perjuangannya di dalam menegakkan agama islam, serta mutiara-mutiara sejarah kehidupan rasulullah saw dapat dijadikan pelita akan jihad perjuangan masa kini.

Dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk menguatkan niat dan tekad agar selalu tetap teguh dalam menjalankan ketaatan hidup beragama berdasarkan al-qur'an dan sunnah rasulullah saw.

“Dengan ilmu hidup akan terasa mudah dan dengan agama hidup akan lebih terarah. untuk itu tetaplah belajar dan terus belajar, karena tantangan kedepan akan lebih sulit dan menantang. bentengi diri dengan ilmu agama serta budi pekerti dan акhlak sebagaimana yang di contohkan rosululloh saw, agar kita selamat di dunia dan akhirat. “ pungkasnya. (BID IKP/ Diskominfo)

Share