Program Pembangunan Harus Sentuh Langsung Masyarakat

Kategori: 

Melalui sosialisasi Program Penataan Lingkungan Permukiman Kota (PLPK) dan Kawasan Terpilih Pusat Pengembangan Desa (KTP2D), Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan terus berupaya melakukan pengembangan pembangunan agar dapat langsung dirasakan masyarakat. Pemerintah Daerah melalui Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (DTRCK) menggulirkan program-program dalam membangun dan menata lingkungan perumahan di perkotaan dan di pedesaan tentunya dalam rangka upaya mengoptimalkan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda dihadapan 136 Kepala Desa se-Kabupaten Kuningan dan 21 Camat, Senin (7/5) di Restoran Lembah Ciremai (LC), ikut menghadiri Kepala Dinas DTRCK, Drs. H. Lili Suherli, M.Si serta Muspika Kecamatan Kramatmulya.
Menurutnya, program penataan lingkungan merupakan upaya pemerintah dalam tercapainya sinergi, sinkronisasi dan koordinasi antar program baik itu Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. ” Ketepatan sasaran program kegiatan sesuai dengan prioritas dan kebutuhan masyarakat merupakan jaminan yang harus dicapai dan diupayakan,” tandasnya.
Dalam rangka relevansi, lanjut Ia, dengan kondisi di Kabupaten Kuningan program ini menjadi sangat penting dan searah dengan kebijakan Pemerintah Daerah dalam upaya akselerasi pencapaian indeks pembangunan manusia.
Bupati Aang berharap dengan program ini dapat terbangunnya suatu infrastruktur yang berkualitas pada lingkungan permukiman baik di perkotaan maupun di pedesaan. ” Saya minta kepada Camat, Kepala Kelurahan dan Kepala Desa yang lokasinya mendapatkan program tersebut untuk dapat memastikan dan menjamin dalam pelaksanaan program kegiatan dapat berjalan sebagaimana mestinya walaupun pelaksanaan kegiatan dilaksanakan oleh pihak ketiga atau pemborong,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Dinas DTRCK, Drs. H. Lili Suherli, M.Si dalam laporannya mengatakan, maksud dari penataan lingkungan perkotaan maupun pedesaan yaitu tertatanya lingkungan perumahan dan permukiman yang aman, sehat dan indah dengan memperhatikan pengembangan wilayah tata ruang Kabupaten dan memenuhi syarat kesehatan lingkungan.
Sedangkan tujuan dari program ini adalah supaya pemenuhan kebutuhan infrastruktur/ sarana dan prasarana lingkungan serta adanya pemahaman yang sama bagi seluruh pihak yang terlibat sehingga terbangunnya sebuah kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam hal pengendalian kegiatan.
Menurutnya, untuk program bantuan dari sumber anggaran Provinsi PLPK tahun 2012 tersebar pada lima Kelurahan di Kecamatan Kuningan sedangkan program KTP2D tersebar di 15 Desa pada 14 Kecamatan, sementara itu untuk sumber anggaran dari APBD Kabupaten Kuningan tersebar di 103 Desa pada 30 Kecamatan. ( Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan ).

Share