Redistribusi Tanah 2016, Kantah Kabupaten Kuningan Targetkan 1000 Bidang

Kategori: 

Pembangunan yang telah berjalan dengan pesatnya seakan-akan sedikit menutupi keresahan masyarakat akan keberadaan tanah. Kebutuhan akan kepemilikan dan penguasaan tanah secara sah sangatlah diperlukan pada masa sekarang ini. Untuk mencegah adanya penguasaan tanah oleh suatu pihak dengan menimbulkan kerugian pada pihak lain, pemerintah telah menatanya dengan membentuk landreform, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat dan pemerataan keadilan terutama bagi para petani, supaya setiap petani dapat mempunyai tanah dengan hak milik dalam batas-batas yang ditentukan.
 

Landreform merupakan salah satu sarana untuk memperbaiki kehidupan rakyat tani dan oleh karena itu tujuan utama yang hendak dicapai adalah meliputi tujuan ekonomi, tujuan sosial politis dan mental psikologis. Untuk melaksanakan tujuan tersebut pemerintah telah melaksanakan Landreform dalam arti yang sempit salah satunya yaitu kegiatan proyek redistribusi tanah.
 

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kuningan, melalui Kasi Pengaturan Penguasaan Pertanahan Ir.Hazairin Masrie, MM Kepada Info Kuningan, Selasa (16/2/2016) menjelaskan, Redistribusi tanah adalah pembagian tanah-tanah yang dikuasai oleh negara dan telah ditegaskan menjadi objek landreform yang diberikan kepada para petani penggarap yang telah memenuhi syarat ketentuan Peraturan Pemerintah No. 224 Tahun 1961, yang bertujuan untuk memperbaiki keadaan sosial ekonomi rakyat dengan cara mengadakan pembagian tanah yang adil dan merata atas sumber penghidupan rakyat tani berupa Tanah. Sehingga dengan pembagian tersebut dapat dicapai pembagian hasil yang adil dan merata.
 

Selanjutnya Ir.Hazairin mengatakan, Untuk tahun 2016, redistribusi tanah di Kabupaten Kuningan mencapai 1000 bidang tanah, sama seperti tahun sebelumnya.
 

“Untuk program redistribusi tanah tahun 2016 di Kabupaten Kuningan, kami telah menetapkan 1000 bidang tanah untuk para petani, yang tersebar di 3 Desa, yakni Desa Sukadana (Kec.Ciawigebang), Randusari (Kec.Cibeureum) dan Desa Gunungaci (Kec.Subang)”. Jelas Hazairin.
 

Dengan adanya Program Redistribusi Tanah, Hazairin berharap, para petani di Kabupaten Kuningan mampu menggarap lahan pertanian dengan baik dan bisa memanfaatkan sertifikat sebagai jaminan penambahan modal untuk mengembangkan usaha dalam upaya peningkatan tarap hidup para petani.
 

Selain Program Redistribusi Tanah, menurut Hazairin, di tahun 2016 ini, pihaknya juga tengah menggarap program Konsolidasi Tanah (KT) lanjutan di Desa Bakom Kec.Darma untuk 200 bidang tanah, Serta Program Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) di Desa Koreak Kec.Cigandamekar dan Desa Bojong Kec.Kramatmulya sebanyak 2.500 bidang tanah. ( Sumber : MC Kuningan/Yudi ).

Share