Sekda Kuningan Sambut Hangat Kunjungan Tim Satuan Tugas Penanganan covid-19 Provinsi Jawa Barat

Kategori: 

Kuningan ,- Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., sambut kunjungan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Rabu (23/12/20) di Ruang Rapat Linggarjati. Tujuan kedatangan Satgas Provinsi Jawa Barat ini antara lain untuk menginformasikan pelaksanaan sosialisasi perubahan perilaku di Kabupaten Kuningan, melakukan sosialisasi dan membagikan masker kepada masyarakat Kabupaten Kuningan.

Acara ini dihadiri pula oleh Dr. Deni Hamdani, M.Si. ASDA II, dr. Hj. Susi Lusiyanti, MM. Kepala Dinas Kesehatan, Drs. Agus Basuki, M.Si Kasatpol PP beserta jajaran, Aan Henaro, ATD. Kabid Angkutan Dishub Kuningan beserta jajaran, Emi Martini, S.Kep. Kepala Bidang Keperawatan RSUD 45, Drs. Dudi Sudiana Sekretaris Kecamatan Kuningan.

Sekda menjelaskan usaha panjang pencegahan covid-19 di Kabupaten kuningan, diantaranya adalah membuat Posko Terpadu, menerapkan WFH, dan pembatasan jam kegiatan malam. Pemda Kabupaten Kuningan juga sudah membuat Pos Check Point, pos ini tersebar di perbatasan Kabupaten Kuningan, guna menahan mobilitas keluar masuk masyarakat di Kabupaten Kuningan, karena pada kenyataannya, kebanyakan masyarakat Kabupaten Kuningan merupakan perantau di kota-kota besar.

“Sebanyak 300.000 jiwa, atau sepertiga dari penduduk Kabupaten Kuningan merupakan perantau, ini mobilitas yang sangat tinggi” ucap Beliau.

Selain itu, Pemda Kabupaten Kuningan juga melakukan revitalisasi Rumah Sakit Ibu dan Anak yang lama sudah tidak terpakai. Dengan mengadakan 150 tempat tidur, diharapkan bisa menampung kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Kuningan.

Untuk akhir tahun 2020 ini, Bupati Kabupaten Kuningan mengeluarkan Surat Edaran Bupati yang berisikan aturan penyelenggaraan Natal bagi umat Kristiani dan pelarangan kegiatan perayaan Tahun Baru yang berlebihan yang dapat mengundang masa untuk berkumpul.

Penjelasan mengenai usaha panjang Pemda Kabupaten Kuningan ini tentu saja mendapatkan apresiasi dari Ketua Harian Satgas Pencegahan Covid-19 Prov. Jawa Barat. Daud Achmad.

“Apresiasi untuk Kabupaten Kuningan yang telah membeli Rumah Sakit Ibu dan Anak untuk penanganan kasus Covid-19, Saya rasa baru Kabupaten Kuningan yang melakukan hal ini. Saya melihat Kabupaten Kuningan berada di zona oranye, namun mengalami kenaikan skor. Minggu kemarin Kabupaten Kuningan mendapatkan skor 2.31, lalu menjadi 2.40 pada minggu ini. Mudah-mudahan Kabupaten Kuningan semakin membaik dan turun ke zona kuning. Terimakasih untuk Kabupaten Kuningan karena tidak ikut merayakan Tahun Baru secara meriah.” Puji Beliau.

Daud juga berharap tempat isolasi juga ada pada tingkat kecamatan, agar proses isolasi bisa berjalan sesuai prosedur, tidak dilakukan secara asal-asalan, dan terpantau.

Satgas Pencegahan Covid-19 juga memaparkan materi mengenai pedoman perubahan perilaku penanganan Covid-19. Survey yang dilakukan Satgas memiliki 6 aspek utama, yaitu mulai dari memakai masker, menggunakan desinfektan, menghindari jabat tangan, mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak. Hasil survei tersebut 90% efektif mencegah penyebaran covid-19, jadi semua itu sangat efektif apabila protokol kesehatan tersebut ditegakan. Untuk mencegah lonjakan Covid-19 di Jawa Barat pada Januari 2021, Satgas sedang menyiapkan tempat isolasi seperti Asrama Haji yang belum terpakai.

Kegiatan dilanjutkan Satgas Pencegahan Covid-19 Prov. Jawa Barat dengan membagikan masker dan alat kesehatan untuk dibagikan kepada masyarakat, khususnya di daerah Pasar Baru dan sekitarnya. Ketua Satgas Pencegahan Covid-19 Prov. Jawa Barat menjelaskan tujuan dari sosialisasi adalah untuk menyadarkan kembali kedisiplinan masyarakat yang sudah mulai kendor, agar mulai menaati kembali protokol kesehatan demi menekan kasus Covid-19 yang semakin meningkat lagi. “

Kami satgas provinsi bersama sama dengan unsur bpbd, hadir ke kuningan untuk memberi support kepada rekan rekan di kabupaten kota agar terus bersemangat dalam menangani penyebaran covid 19 ini. Kita juga memberikan sosialisasi mengenai perubahan perilaku pada masa adaptasi kebiasaan baru. Dengan kegiatan ini kami berharap bersama teman teman kabupaten kota agar terus bersemangat memotivasi kepada masyarakat agar merubah perilakunya menyesuaikan diri dengan covid-19 yg sampai saat ini masih ada di sekitar kita.” tutup Beliau. (BID/IKP/DISKOMINFO)

Share